nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pro-Kontra Pembongkaran JPO Bundaran HI Digantikan Pelican Crossing

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Rabu 25 Juli 2018 19:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 25 338 1927332 pro-kontra-pembongkaran-jpo-bundaran-hi-digantikan-pelican-crossing-PAIDz1tY20.jpeg Jembatan penyeberangan orang (JPO) dekat Bundaran HI, Jakarta Pusat (Achmad Fardiansyah/Okezone)

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta akan membongkar jembatan penyebrangan orang (JPO) di Jalan MH Thamrin dekat Bundaran Hotel Indonesia dan menggantinya dengan pelican crossing atau jalur penyeberangan diatur tombol dan lampu lalu lintas. Rencana itu menuai pro-kontra di masyarakat.

Seorang karyawan swasta yang berkantor sekitar Bundaran HI, Fitri mendukung rencana pembongkaran JPO tersebut. "Saya pribadi mendukung Pemprov DKI," katanya saat ditemui di sisi Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Rabu (25/7/2018).

Menurutnya pembongkaran JPO tersebut memang mengganggu pemandangan karena menghalangi keindahan Bundaran HI yang di tenganya menjulang patung Selamat Datang.

 

JPO di Bundaran HI (Achmad/Okezone)

"Selama ini JPO di Bundaran HI terlihat kumuh dan tak tertata, apalagi kini kita sedang akan ada event internasional Asian Games," ungkapnya.

Namun, Fitri meminta jika JPO dibongkar, pemerintah harus memastikan penerapan pelican crossing efektif dan ramah terhadap penyandang disabilitas, karena kawasan sekitar Bundaran HI tergolong padat terlebih di jam-jam sibuk.

"(Harus) lebih ramah terhadap kaum difabel karena enggak susah-susah naik tangga," bebernya.

 

Tanggapan berbeda diungkapkan Bagas. Karyawan swasta sekaligus pejalan kaki itu menolak rencana Pemprov DKI Jakarta membongkar JPO dan menerapkan pelican croosing. "Saya tidak setuju, terkesan memaksakan sesuatu dengan cara instan," tegasnya.

Bagas mengatakan penerapan rencana pelican crossing itu tidak akan efektif, sebab diruas Jalan MH Thamrin kondisi lalu lintas sangat padat.

"Karena Jalan MH Thamrin termasuk salah satu ruas jalan yang lalin padat sekali. kalau masalah estetika tanpa memperhatikan keselamatan pejalan kaki percuma," katanya.

 

Arus lalu lintas sekitar JPO di Bundaran HI (Achmad/Okezone)

Dari pada penerapan pelican crossing di kawasan Bundaran HI, Bagas lebih memilh underpass atau terowongan penyeberangan. "Kalau mau diganti lebih baik pake underpas lebih aman pejalan kaki," tuturnya.

Rizki, warga lainnya menuturkan rencana penerapan pelican croosing di Bundaran HI bisa menimbulkan kemacetan. "Apalagi pas jam sibuk," ketusnya. Rizki meminta agar JPO di kawasan Bundaran HI dipertahankan.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini