nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jadi Korban Hipnotis, Uang Rp40 Juta dan Perhiasan Bu Haji Lenyap

Badriyanto, Jurnalis · Kamis 02 Agustus 2018 11:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 02 338 1930720 jadi-korban-hipnotis-uang-rp40-juta-dan-perhiasan-bu-haji-lenyap-KVo9qRExwQ.jpg Ilustrasi Hipnotis (foto: Okezone)

JAKARTA - Aparat Polres Metro Jakarta Selatan menangkap 3 orang pelaku penipuan dengan modus hipnotis kepada korban bernama Hajah Hanah. Pelaku berinisal DD, MMH dan TS mengaku sebagai WNA Singapura meminta uang Rp40 juta dan sejumlah perhiasan emas kepada korban.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, peristiwa itu terjadi pada Senin 16 Juli 2018 sekira pukul 10.00 WIB. Saat itu Hajah Hanah secara tidak sengaja bertemu dengan 3 pelaku yang mengaku sebagai WNA Singapura.

"Kejadian berawal ketika pelapor bertemu dengan 3 orang laki-laki, salah satunya mengaku warga negara Singapura, mengatakan akan bagi-bagi uang dolar," kata Argo kepada wartawan, Kamis (2/8/2018).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono (foto: Okezone)

Komplotan pelaku itu mengajak Hajah Hanah menggunakan mobil ke sebuah kantor Bank BRI KCP, Cipulir, Jakarta Selatan. Dengan trik hipnotis korban diminta menarik uang tabungannya Rp40 juta dan disedekahkan semua kepada pelaku.

"Selain uang ada juga perhiasan, para pelaku memberikan uang Rp300 ribu kepada pelapor untuk ongkos taksi dan menurunkan pelapor di pinggir jalan," imbuhnya.

Beberapa saat kemudian, korban sadar dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Bermodal laporan itu polisi langsung melakukan penyelidik dan menangkap pelaku pada Selasa 1 Agustus 2018 kemarin.

"Sudah ditangkap, sekarang sedang dilakukan pemeriksaan intensif," pungkas mantan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur itu.

Saat dilakukan penangkapan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil Xenia warna silver, uang dolar, uang rupiah palsu, perhiasan palsu, perhiasan hasil tindak pidana, surat sumbangan, kartu nama WNA Singapura dan beberapa kartu ATM dan buku tabungan.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini