nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembangunan Jembatan Multiguna, PKL Tanah Abang Dibagi 4 Zona

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 09 Agustus 2018 03:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 09 338 1933826 pembangunan-jembatan-multiguna-pkl-tanah-abang-dibagi-4-zona-fIXgbJHXjj.jpg Spanduk sosialisasi Jembatan Multiguna Tanah Abang. Foto: Okezone/Achmad Fardiansyah

JAKARTA - Puluhan pedagang mengikuti sosialisasi Pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM), Tanah Abang, di Kantor Kelurahan Kampung Bali, Tanah Abang. Mereka yang berdampak akan direlokasi, sebelum menempati kios di JPM.

Sosialiasi tidak hanya diikuti Pedagang Kaki Lima (PKL) di Tanah Abang, tetapi juga dengan warga RW 01 Sampai RW 06. Pasalnya dengan ada JPM, kondisi Tanah Abang akan semakin tertata dengan baik.

"Koordinasi terus dilakukan dengan dengan Ketua RW untuk mendata setiap PKL di Jalan Jati Baru, mereka yang sudah terdata akan di tempatkan di JPM Tanah Abang jika sudah selesai nantinya" ujar Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) DKI Jakarta, Irwandi, Kamis (8/8/2018).

Foto/Okezone 

Irwandi, menjelaskan untuk kios JPM nanti, diutamakan penduduk DKI Jakarta. Data yang dikumpulkan pengurus RW akan didata ulang kembali oleh Kecamatan Tanah Abang dan Kelurahan Kampung Bali.

"Jadi kita semua harus Pro aktif, mulai dari Kecamatan hingga masyarakat. Sedangkan untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terdampak proyek pembangunan ini akan digeser dan dipadatkan ke Zona B-D," paparnya.

Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan mengatakan dengan adanya JPM, kawasan Tanah Abang akan semakin tertata. Sehingga tidak ada lagi titik kemacetan dari PKL.

"Dengan JPM ini diharapkan mengurangi kemacetan, oleh sebab itu kami hadir disini untuk bisa berinteraksi dengan bapak dan ibu sekalian," ujar Yoory.

Secara teknis, Yoory jelaskan pengerjaan proyek pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, di bagi 4 zonasi dimulai Zona A, Zona B, Zona C dan Zona D, masing-masing dengan panjang 100 meter.

"Proses pengerjaannya dimulai dari zona A sekitar Pasar Blok G dengan jangka waktu pengerjaan 10 hari, nantinya Pedagang Kaki Lima (PKL) akan digeser ke Zona berikutnya, dipadatkan," ungkapnya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini