nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ahli Geologi Beberkan 4 Hal yang Membuat Jakarta Utara 'Tenggelam' 2050

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Senin 13 Agustus 2018 16:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 13 338 1935904 ahli-geologi-beberkan-4-hal-yang-membuat-jakarta-utara-tenggelam-2050-OOdtALkTOm.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Berdasarkan riset tim peneliti geodesi Institut Teknologi Bandung (ITB), setiap tahunnya terjadi penurunan permukaan tanah dengan kedalaman mencapai 25 cm di Jakarta Utara. Jika terus berlangsung, maka diprediksi wilayah di Ibu Kota itu bakal tenggelam pada 2050. Hal itu pun diamini oleh Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI).

Ketua IAGI, Sukmandaru Prihatmoko mengatakan, riset yang dilakukan tim peneliti geodesi Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menyebutkan setiap tahunnya akan terjadi penurun permukaan tanah mencapai 25cm, memang benar adanya.

"Saya sudah baca itu laporan dari berita, itukan hasil riset (ITB) yang diperhitungkan. Fakta lapangan itu kita sudah tau juga," katanya kepada Okezone, Senin (13/8/2018).

Menurut Sukmandaru, setidaknya ada empat yang menjadi penyebab Jakarta Utara akan tenggelam di masa depan.

"Pertama, memang secara geologis batuan di bawah Jakarta terutama Jakarta Utara itu masih lunak jadi itu adalah konfaksi atau pemadatan alamiah. secara geologis," bebernya.

 Jakarta

Selanjutnya, penyebab tenggelamnya Jakarta Utara disumbang juga oleh banyaknya bangunan atau pengurukan tanah.

"Adanya banyak pembebanan diatasnya. pembebanan itu bisa ada bangunannya ada diuruk dan sebagainya," bebernya.

Selain itu juga, penggunaan air tanah yang berlebihan menjadi salah satu penyebab amblasnya tanah di Jakarta Utara.

 jakarta

"Penyebab ketiga itu ada penggunaan air tanah yang berlebihan dan yang keempat karena emang tektonik secara geologinya itu memungkinkan untuk amblas," bebernya.

Oleh karena itu, kata dia, "tenggelamnya" Jakarta Utara merupakan hal yang alami dan pemerintah hanya bisa mengelola keempat penyebabnya dengan baik.

"Itu emang alamiah harus kita kelola dengan baik tadi penyebabnya jadi kalau penyebabnya air tanah yang berlebihan itu harus dikelola dengan baik, jadi sumur-sumur harus dikurangin, begitu juga dengan pendirian bangunan," tutupnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini