nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Panggil Orangtua dan Guru Pelajar Pembacok Pemuda

Badriyanto, Jurnalis · Selasa 04 September 2018 15:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 04 338 1945844 polisi-panggil-orangtua-dan-guru-pelajar-pembacok-pemuda-N3llsNVFcL.jpg Kapolres Metro Jaksel Kombes Indra Jafar (Foto: Ist)

JAKARTA - Aparat Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan sebanyak 29 pelajar yang diduga terlibat aksi pembacokan terhadap seorang remaja Ari Haryanto (16) hingga tewas di depan Belleza, Jalan Jenderal Soepeno, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar menyampaikan, masing-masing pelaku rata-rata masih berusia di bawah umur dan duduk di bangku SMA. Oleh karenanya penyidik akan meminta pihak orangtua dan guru mendampingi para pelajar saat pemeriksaan.

"Hari ini, rencana kita panggil orangtua dan guru-guru dari masing-masing sekolah itu. Rencana kita panggil hari ini," kata Indra kepada wartawan, Selasa (4/9/2018).

 Ilustrasi

Indra menegaskan, kasus tersebut bukan begal karena masing-masing kedua belah pihak telah janjian ketemu setelah cekcok di media sosial LINE dan Instagram. Dalam kasus itu tidak ada barang berharga milik korban yang hilang.

Polisi akan meminta pihak guru dan orangtua terlibat aktif mengawasi anaknya masing-masing agar terhindar dari kasus-kasus serupa.

"Dari pihak sekolah kita berikan saran-saran hukum apa kepada muridnya yang ketahuan kelompok seperti ini sehingga diberikan ancaman skorsing atau lainnya. Ortunya juga ikut serta membantu mengawasi dan jangan dilepas gitu saja," pungkasnya.

 Ilustrasi

Sebelumnya diberitakan Okezone, peristiwa itu terjadi pada Sabtu 1 September kemarin sekira pukul 04.00 WIB. Korban sedang berboncengan dengan rekannya dibacok oleh sekelompok pelajar hingga mengalami luka parah, sedangkan rekannya berhasil melarikan diri.

Pasalnya, peristiwa itu bermula dari cekcok di media sosial sehingga akhirnya kedua belah pihak janjian untuk ketemu di lokasi. Saat itu, korban dibacok oleh para pelajar, dan kini sudah 29 orang diamankan polisi.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini