nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BPJS Kesehatan Tak Kuat Bayar, Golkar Minta Gubernur Anies Alokasikan Dana Talangan

Badriyanto, Jurnalis · Selasa 18 September 2018 19:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 18 338 1952295 bpjs-kesehatan-tak-kuat-bayar-golkar-minta-gubernur-anies-alokasikan-dana-talangan-WeXewE6Rib.jpg Gubernur DKI Anies Baswedan

JAKARTA - DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Golkar meminta Gubernur Anies Baswedan agar memberikan dana talangan untuk mengatasi masalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Jakarta yang kelimpungan tidak punya dana karena belum dibayar Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Anggota Fraksi Partai Golkar Ramly H Muhammad menyampaikan, penggunaan dana talangan itu hanya bersifat sementara sembari menunggu suntikan dana dari pemerintah pusat melalui RAPN-P. Sehingga RSUD tidak perlu mengajukan peminjaman ke bank dan menanggung bunga.

"Untuk dana talangan kita akan terus perjuangkan, tapi kita ingin ada satu institusi yang mengelola dana talangan Rp1 triliun itu," kata Ramly di markas DPD Golkar DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018).

Ramly menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta harus segera mencari solusi mengatasi masalah difisit dana BPJS Kesehatan, jangan sampai menunggu kucuran dana dari pemerintah pusat yang masih belum tahu kapan cairnya.

Ramly tidak ingin hanya gara-gara BPJS Kesehatan telat membayar klaim pelayanan kesehatan di RSUD Jakarta terhadap masyarakat Ibu Kota menjadi lumpuh. Oleh sebab itu ia mendesak Anies untuk segera membuatkan payung hukum sebagai dasar pengguna dana talangan tersebut.

"Sesuai dengan kebutuhannya untuk kita bahas payung hukum supaya dia ada," pungkasnya.

Sekedar informasi, setidaknya ada delapan RSUD di Jakarta yang dilaporkan sedang membutuhkan asupan dana karena ada tunggakan BPJS Kesehatan. Tunggakan untuk RSUD tipe A dan B mencapai Rp100 miliar RSUD tipe C dan D mencapai Rp300 miliar.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini