Cerita Ibu Ngojek Sambil Bawa 2 Anak: Ditelantarkan Suami & Sempat Ingin Bunuh Diri

Qur'anul Hidayat, Okezone · Jum'at 28 September 2018 13:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 28 338 1956818 cerita-ibu-ngojek-sambil-bawa-2-anak-ditelantarkan-suami-sempat-ingin-bunuh-diri-xUsXs9CjSH.jpg (Foto: Wa Ode/Okezone)

JAKARTA - Ibu pengemudi ojek online khusus pengantaran barang yang viral karena membawa serta dua anaknya saat bekerja bernama Wa Ode Siti Zuhroh Badia. Dirinya harus menjadi tulang punggung keluarganya karena ditelantarkan suami yang menikah lagi.

Kepada Okezone, Wa Ode menuturkan kesulitannya berawal saat anak pertamanya yang kini berusia 4 tahun 6 bulan harus dioperasi Oktober 2017 karena ada kelainan bawaan lahir di usus. Anaknya tersebut hanya bisa buang air besar 7-10 hari, itupun dengan cara dipaksa.

Akibat mengurusi dua kali operasi anaknya, termasuk pengurusan BPJS, Wa Ode pun sempat sakit parah. Wa Ode harus mengurus sendiri seluruh keperluan karena sang suami menurutnya 'tak mau membantu dan sibuk dengan perempuannya'.

"Sampai akhirnya saya sudah tidak tahan dengan suami dan dia mukul, mengancam-mengancam dan sebagainya akhirnya saya suruh dia pulang ke rumah orang tuanya," kata Wa Ode, Jumat (28/9/2018).

Akhir Tahun 2017 Wa Ode mencoba peruntungannya melamar ke Gojek, namun belum mendapat panggilan. Pada Februari 2018, dia akhirnya jadi pengemudi ojek online di Grabike.

Namun kesulitan dialami Wa Ode karena tak ada yang mengurusi anaknya di rumah yang ditempatinya di Jalan Darusaadah, Perumahan Rivera Hill Blok B5/18 RT 5 RW 7 Zona 2 Kelurahan Meruyang, Kecamatan Limo, Depok. Dia terpaksa mengunci dua anaknya yang masih kecil itu dalam rumah saat bekerja.

Foto: Instagram

"Kadang-kadang saya kunciin mereka di dalam rumah kalau saya narik bawa orang. Itupun saya juga enggak tenang di jalan. Kalau dapat uang cukup saya pulang beli makanan untuk anak-anak, tapi kalau enggak cukup ya beli 1 untuk makan bertiga," ujarnya.

Bulan Juli 2018 Wa Ode akhirnya mendapat pekerjaan dari Gojek, namun khusus pengantaran barang. Saat itulah 'petualangannya' mengantar barang kiriman sambil menjaga dua anaknya dimulai.

"Kalau bawa anak-anak kira-kira sudah sekitar 5 bulanan," kata dia.

(Baca juga: Viral Ibu Pengemudi Ojek Online Sambil Bawa 2 Anak)

Kesulitan yang dihadapinya adalah saat kedua anaknya rewel, menangis dan harus buang air besar.

"Saya suka pusing sendiri karena pernah jatuh juga pas bawaan barangnya melebihi 50 kg," ingatnya.

Sempat Ingin Bunuh Diri

Wa Ode mengaku sempat berada di titik di mana dia ingin mengakhiri hidupnya bersama dua anaknya. Hal nekat itu sempat terlintas karena tak sanggup menghadapi tetangga, teman hingga saudara yang hanya bisa 'menghujat,menyalahkan,menghakimi,menyudutkan,memanfaatkan dan lainnya tanpa tau masalah yg sebenarnya terjadi'.

Hal yang membuatnya bangkit kembali adalah semangat anak-anaknya yang tak ingin melihatnya sedih. "Semangat dari teman-teman dan orang-orang yang sudah bantu support, doa dan materi buat kita. Inget masih ada Allah yang buat kita kuat dan enggak boleh putus asa, ya walaupun kadang masih sering ngerasa rapuh, ga kuat dan galau," kata Wa Ode.

Sarjana Hukum

Wa Ode ternyata adalah S1 Hukum di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Pondok Labu dan lulus tahun 2008. Dia sempat bekerja di call center bank dan sejumlah perusahaan lainnya, namun tak berlanjut.

Gelar sarjana Wa Ode malah jadi bahan untuk orang-orang di sekitarnya mencela, melihat pekerjaannya saat ini.

"Saya enggak bangga juga mas jadi sarjana karena apalah arti sebuah gelar kalau hidup juga masih begini aja dan orang cuma mencela-mencela saja dengan sarjananya," kata dia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini