Imbas Pengerjaan LRT, Simpang Pancoran Ditutup saat Malam Hari

Fadel Prayoga, Okezone · Selasa 09 Oktober 2018 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 09 338 1961492 imbas-pengerjaan-lrt-simpang-pancoran-ditutup-saat-malam-hari-zhFokSlCxQ.jpg Pembangunan LRT Jakarta (foto: Okezone)

JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Simpang Pancoran karena adanya pemasangan u-shape dan pier head pekerjaan LRT Cawang-Dukuh Atas Segmen Jalan Gatot Soebroto.

"Rekayasa lalu lintas penutupan Simpang Pancoran dimulai sejak tanggal 6 sampai 13 Oktober 2018 pada pukul 23.00-05.00 WIB selama pekerjaan erection," kata Plt Kadishub DKI Jakarta Sigit Wijatmoko dalam keterangan tertulis, Selasa (9/10/2018).

(Baca Juga: Ada Pembangunan LRT Cawang-Dukuh Atas, Dishub DKI Akan Lakukan Rekayasa Lalin)

Rampung 70 Persen Proyek LRT Jakarta Optimis Selesai Agustus 2018 

Sigit menjelaskan, lokasi pekerjaan erection u-shape dan pier head berada di Jalan Gatot Subroto sisi Selatan tepatnya di depan Gedung Smesco. Akses yang ditutup adalah Fly Over Pancoran sisi Selatan, Putaran arah Barat- sisi Barat Fly Over Pancoran dan jalan bawah samping Fly Over Pancoran yang menuju Kuningan.

Pelayanan Halte TransJakarta Pancoran Barat tidak dapat melayani penumpang, terkait Angkutan Dini Hari (Andini) rute TransJakarta Koridor 9 Pinang Ranti-Pluit melewati Gate Tol Tebet 1 atau keluar di Exit Tol Tegal Parang.

Sigit berharap masyarakat memaklumi adanya rekayasa lalu lintas di sana. Karena itu merupakan pemasangan alat berat sehingga harus ada sterilisasi kendaraan di kawasan tersebut.

Ia menekankan, para pengguna jalan harus mematuhi rambu-rambu lalu lintas, juga petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan.

"PT. Adhi Karya selaku pelaksana pembangunan LRT Cawang-Dukuh Atas bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan di lokasi pelaksanaan pembangunan," jelasnya.

(Baca Juga: Ada Pengerjaan LRT, Begini Rekayasa Lalin di Jalan Rasuna Said Jaksel)

 

Berikut rekayasa lalu lintas di sana akibat adanya pembangunan tersebut:

1. Lalu lintas dari arah Timur (Cawang), Selatan (Kalibata) dan Utara (Tebet) yang akan menuju Barat (Kuningan) dialihkan melalui Jalan Supomo- Jalan Casablanca- Jalan HR. Rasuna Said atau melalui Jalan Pasar Minggu- Jalan Duren Tiga Raya- dan seterusnya.

2. Kendaraan roda 4 atau lebih yang akan menggunakan Gate Tol Tebet 1 masih dapat diakses.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini