nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tempat Hiburan Malam Ilegal di Bekasi Disegel Petugas

Wijayakusuma, Jurnalis · Rabu 10 Oktober 2018 00:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 09 338 1961823 tempat-hiburan-malam-ilegal-di-bekasi-disegel-petugas-psTbpMkWtm.jpg Foto: Wijayakusuma/Okezone

BEKASI - Masih menjamurnya tempat hiburan malam ilegal di kawasan ruko Union, Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, membuat pihak berwenang mengambil tindakan. Dari total belasan, ada tujuh tempat hiburan malam ilegal yang sudah disegel oleh petugas gabungan yang terdiri dari polisi, TNI dan Satpol PP.

Kasat Satpol PP Kabupaten Bekasi, Hudaya menegaskan, penyegelan tempat hiburan malam ilegal merupakan bentuk penegakkan Perda Nomor 3 Tahun 2016 Pasal 47, tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan, yang mana tempat hiburan malam ilegal dilarang beroperasi di Kabupaten Bekasi.

"Saat ini diketahui ada 19 tempat hiburan malam ilegal di kawasan ruko Union, Lippo Cikarang ini. Tapi baru tujuh tempat yang kita segel. Sisanya besok dan Kamis akan disegel semuanya," kata Hudaya di Bekasi, Selasa (9/10/2018).

Menurutnya, tidak ada perlawanan yang diberikan pihak pengelola tempat hiburan malam tersebut, saat pihaknya melakukan penyegelan.

 hiburna

"Waktu kami segel, seluruh pemilik tempat hiburan malam ilegal itu tidak melakukan perlawanan sama sekali," ujarnya.

Hudaya menyebutkan, tempat hiburan malam yang beroperasi di Kabupaten Bekasi, hampir seluruhnya dipastikan ilegal. Namun, masyarakat lebih menyoroti keberadaan tempat hiburan yang berada di ruko Union, lantaran diduga menyediakan layanan esek-esek.

"Ada dugaan seperti itu," ujarnya.

Sementara itu, para pemilik tempat hiburan malam ilegal, mengaku kecewa dengan penyegelan tempat usaha mereka. Para pemilik beralasan, banyak dari pekerja mereka yang kehilangan mata pencaharian pasca penyegelan tersebut.

"Kasihan banyak pekerja disini yang jadi kehilangan penghasilan. Bagaimana kehidupan mereka ke depan nantinya," kata Muklis selaku perwakilan pemilik tempat hiburan malam ilegal yang disegel petugas.

 hiburan

Ia mengaku, kebanyakan para tamu yang datang ke lokasi hiburan merupakan pekerja WNA, seperti Korea, Jepang, India, Taiwan dan China. Oleh sebab itu, pihaknya akan mengambil langkah hukum demi membuka kembali tempat usaha mereka.

"Kami akan ambil langkah hukum. Di Kabupaten Bekasi ini banyak tenaga kerja asing yang singgah di tempat kami. Jadi akan kami upayakan untuk bisa kembali beroperasi," tegasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini