nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Suami Polisikan sang Istri Lantaran Pamer Foto Syur di Medsos

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 09:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 11 338 1962492 suami-polisikan-sang-istri-lantaran-pamer-foto-syur-di-medsos-DkhoAc6A7W.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Wanita berinisial NR (37) warga perumahan Vida Bekasi Apel Hijau, Kota Bekasi, dilaporkan suaminya yang bernisial H (46) ke polisi dengan tuduhan melakukan aksi pornografi di jejaring sosial media pribadinya.

Foto-foto yang diunggah sang istri memang tidak senonoh, di antaranya bahkan memperlihatkan bagian intimnya yang tidak tertutup sehelai benang pun.

Foto-foto tersebut juga telah dilampirkan H kepada pihak berwajib sebagai barang bukti. "Dia juga memasang status di Twitternya bertuliskan Ada Yang Mau Ajak Shopping, Hayuuuk! Yang saya artikan sebagai tindakan jual diri," kata Hariadi kepada wartawan di Polda Metro Jaya.

Sang suami pun berang dan langsung melaporkan tindakan tersebut kepada pihak Polda Metro Jaya dengan tuduhan pelanggaran Undang Undang ITE tentang Pornografi. Pria yang juga berprofesi sebagai pengacara ini telah resmi mengajukan laporan ke Polda Metro Jaya dengan nomor LP/4642/IX/2018/PMJ/Dit Reskrimsus.

"Sebelum foto-foto tersebut dipajang, dia juga terbukti selingkuh pada Juni 2015 dengan dua orang laki-laki berbeda, bukti chattingannya sudah saya serahkan ke pihak berwajib," papar Hariadi.

(Baca Juga: Pemuda Ini Rekam Gadis Cantik yang Lagi Mandi Lalu Disebar ke Medsos)

Dari barang bukti chatting perselingkuhan, H melihat terlapor yang juga calon advokat ini telah melempar deretan foto syurnya melalui aplikasi telepon genggam kepada selingkuhannya tersebut.

"Ketika kasus ini berjalanpun, dia selingkuh dengan pengacaranya yang sudah terjadi sejak dua bulan lalu," kata H.

Tak sampai disitu, pelapor juga mengaku dirongrong oleh ibu dari dua anak ini. Menurutnya, NR membobol data pribadinya ke sebuah bank swasta agar bisa menarik sejumlah uang jutaan rupiah tanpa ijin dirinya.

"Atas dasar hal tersebut, saya melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya tentang pornografi dan pembocoran rahasia nasabah bank," ujarnya.

Saat dimintai tanggapannya mengenai laporan tersebut, NR yang baru selesai menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Direktorat Kriminal Khusus (Dit Krimsus) Polda Metro Jaya menolak berkomentar.

Dengan didampingi tim pengacara, wanita mantan karyawan bank swasta ini langsung keluar gedung Dit Krimsus sembari terus berjalan, hanya tim pengacaranya saja yang memberikan komentar terkait kasus tersebut.

"Kami belum bersedia memberikan keterangan apapun, (kasusnya) masih proses," papar Toni Panjaitan selaku pengacara NR saat dimintai keterangan seusai pemeriksaan NR oleh penyidik.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini