nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warganya Gatal-Gatal Akibat Air Limbah, Begini Tindakan Bupati Tangerang

Anggun Tifani, Jurnalis · Senin 15 Oktober 2018 12:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 15 338 1964171 warganya-gatal-gatal-akibat-air-limbah-begini-tindakan-bupati-tangerang-7w7Kx1gOqf.jpg Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (foto: Anggun T/Okezone)

TANGERANG - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengaku, telah berupaya, terkait permasalahan warga Kampung Picung, Pasar Kemis, Tangerang, yang gatal-gatal akibat airnya terdampak limbah kimia,

Diungkapkan Zaki, Pemkab Tangerang telah melayangkan Surat Peringatan (SP), bagi pabrik-pabrik yang ada di sekitar permukiman, di wilayah RT 01/05, Kampung Picung, Pasar Kemis, Tangerang.

air dampak limbah di Kampung Picung okezone anggun tifani	Air Dampak Limbah di Kampung Picung (foto: Anggun T/Okezone) 

"Soal warga itu kita sudah berikan surat peringatan bagi para pabrik yang berada disekeliling dari permukiman itu. Kita juga meminta kepada pusat, soal pengangkatan limbah dari bekas gudang penyimpanan limbah di sana," ujar Zaki, Senin (15/10/2018).

(Baca Juga: Permukiman Terdampak Limbah, Warga Kampung Picung: Airnya Kena Kulit Gatal dan Panas) 

Zaki mengatakan, bahwa pihaknya tak lamban dalam menyikapi hal tersebut. "Kita bukan lamban, tapi ini sudah kita upayakan regulasi yang ada dan memang terpaku pada aturan pusat. Di mana kewenangan itu di pusat bukan di kita. Kita sudah lalui prosedur mulai dari izin ke Pemprov untuk angkat limbah kimia itu, tapi ternyata izin itu adanya di kementerian," urainya.

Atas adanya permasalahan itu, Zaki menyampaikan, dirinya telah berkoordinasi dengan Puskesmas agar warga diberikan pengobatan secara intensif. "Pengobatan akan terus kita lakukan per dua bulan sekali, sudah saya instruksikan ke puskesmas. Dalam waktu dekat juga dapat pemasangan air bersih sudah diinformasikan ke camat, dan terkahir pengangkatan segera mungkin soal limbahnya," tandasnya.

Warga Terdampak Air Mengandung Limbah di Kampung Picung (foto: Anggun T/Okezone)	Warga Terdampak Air Mengandung Limbah di Kampung Picung (foto: Anggun T/Okezone) 

Sebelumnya diberitakan Okezone, selama tujuh tahun, sebanyak 54 warga yang tinggal di Kampung Picung, mengalami gatal-gatal dan merasa panas pada kulitnya. Hal itu terjadi, dikarenakan air yang mengalir di permukiman setempat tercemar yang diduga berasal dari bekas gudang kimia yang berjarak sekitar 100 meter dari sekitar permukiman tersebut.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini