nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Urai Kemacetan, BRT Trans Tangerang Ajak Masyarakat Beralih ke Transportasi Massal

Anggun Tifani, Jurnalis · Sabtu 20 Oktober 2018 18:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 20 338 1966690 urai-kemacetan-brt-trans-tangerang-ajak-masyarakat-beralih-ke-transportasi-massal-oYEzTwUCSK.jpg BRT Tangerang Beroperasi Layani Warga Kota Tangerang (foto: Anggun T/Okezone)

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan massal yang murah dan nyaman. Upaya ini dilakukan dengan menyediakan fasilitas Bus Rapid Transport (BRT) Trans Tangerang.

Kepala Dishub Kota Tangerang Saeful Rohman mengatakan, Dua koridor Trans Tangerang telah beroperasi dengan rute Jatiuwung-Poris Plawad dan Perum-Poris Plawad. Keduanya mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat yang dibuktikan dengan semakin meningkatnya penumpang setiap bulannya.

(Baca Juga: Sebelum Peristiwa Tanah Bergerak di Tangerang, Ada Petir Menyambar Keras)

"BRT ini memenuhi harapan masyarakat terhadap pelayanan transportasi yang aman dan nyaman serta dalam rangka mengurangi kepadatan lalu lintas oleh penggunaan kendaraan pribadi," ujar Saeful.

BRT Tangerang (foto: Anggun/Okezone)	BRT Tangerang (foto: Anggun/Okezone) 

Upaya Pemkot merubah pola transportasi masyarakat dari pribadi ke angkutan massal ditunjukan dengan pengoperasian BRT koridor 2 jurusan Perum-Poris Plawad. Rute baru tersebut langsung menjangkau permukiman, Sehingga masyarakat yang akan beraktivitas dapat lebih mudah dengan kehadiran BRT.

"Keluar rumah langsung menuju lokasi yang diinginkan karena rute koridor 2 ini melewati lokasi strategis seperti lokasi pendidikan, perkantoran, hingga pusat belanja," paparnya.

Saeful menjelaskan upaya Pemkot mengajak masyarakat beralih ke kendaraan umum terbukti dengan semakin meningkatnya penumpang BRT koridor 2 sejak diluncurkan pada Juni 2018 lalu. Artinya penyediaan sarana transportasi yang nyaman, aman dan terjadwal menjadi dambaan masyarakat.

"Data penumpang bulan Agustus di Koridor II, ada 13.980 penumpang meningkat dari awal diluncurkan pada bulan Juni sebesar 5555 dan Juli 11.053 penumpang," kata dia.

BRT Tangerang (foto: Anggun/Okezone)	BRT Tangerang (foto: Anggun/Okezone) 

Sementara Wali Kota Tangerang, Arief R.Wismansyah mengatakan, kehadiran BRT menjadi solusi mengurangi kemacetan dengan merubah pola transportasi masyarakat dari menggunakan kendaraan pribadi ke angkutan massal. BRT didesain terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya seperti kereta komuter line, kereta bandara, bus antar kota yang tergabung dalam Transit Oriented Development (TOD) yang akan dibangun oleh Pemerintah pusat di Poris Plawad.

(Baca Juga: Diklaim Menurun, Pengangguran di Tangerang Capai 74.000 Orang)

"BRT semakin memudahkan masyarakat menuju ke berbagai tujuan sebab terintegrasi dengan angkutan massal lainnya dalam Transit Oriented Develoment (TOD) di Terminal Poris Plawad. Ke depan BRT akan dikembangkan menjadi berbagai koridor guna menjangkau kebutuhan transportasi masyarakat," tukasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini