nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Jajal Senjata Glock 17 yang Digunakan Tersangka Penembakan Gedung DPR

Badriyanto, Jurnalis · Selasa 23 Oktober 2018 12:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 23 338 1967731 polisi-jajal-senjata-glock-17-yang-digunakan-tersangka-penembakan-gedung-dpr-KwN7hJEYfZ.jpg Polisi uji coba senjata Glock 17 yang digunakan saat terjadinya penembakan di Gedung DPR (Foto: Badri/Okezone)

DEPOK - Polisi melakukan uji coba terhadap senjata api Glock 17 yang beberapa waktu lalu digunakan tersangka untuk latihan dan pelurunya nyasar ke gedung Nusantara I DPR RI. Uji coba dilakukan dalam rangka menguji jarak tempuh senjata yang sudah dimodifikasi itu.

Uji coba dilakukan dengan jarak 298 meter, sama dengan jarak Lapangan Tembak dengan gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta Pusat. Setidaknya, ada 6 peluru yang dimuntahkan dari laras yang diarahkan ke kaca sebagai sasaran.

"Masih menyangsikan dengan jarak 300, ada kaca, kita lakukan penembakan, apakah peluru akan melesat di sana. Bisa buktikan sendiri," kata Kepala Bidang Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Selasa (23/10/2018).

Turut hadir dalam prosesi uji coba Glok 17 itu yakni Anggota DPR Komisi III Aboe Bakar Al Habsyi. Uji coba dilakukan di Lapangan Tembak, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

(Baca Juga: Rentetan Kejadian Peluru Nyasar ke Gedung DPR)

Sebelumnya diberitakan Okezone, hasi uji balistik memastikan bahwa semua peluru yang ditemukan di ruang kerja anggota DPR RI itu identik berasal dari senjata Glok 17 yang digunakan pelaku saat latihan di Lapangan Tembak.

Uji balestik dilakukan dengan cara menembakkan senjata Glock 17 yang telah dimodifikasi dengan alat auto swicth dan digunakan pelaku. Perulu yang keluar itu ternyata terdapat garis-garis yang sama persis dengan peluru yang ditemukan di gedung DPR/MPR Senayam, Jakarta Pusat.

Uji balestik juga dilakukan dengan cara mengukur jarak tempuh Glok 17 yang biasanya jarak efektif peluru kaliber 9x19 milimeter mencapai 30 meter, sedangkan jarak tempuh sudut 45 mencapai 2300 meter. Data itu kemudian dihitung menggunakan rumus pitagoras untuk menocokkan jarak gedung DPR dengan posisi tersangka.

Sedangkan posisi Lapangan Tembak dengan gedung DPR RI berkisar 297 meter kemudian ditambah jarak lapangan dan dinding lapangan dan ketinggian lantai 10 sehingga menjadi 321 meter. Selanjutnya dicocokkan dengan fakta atau hasil uji coba penembakan hari ini.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini