Beredar Kabar Bentrokan 2 Ormas di Bekasi, Polisi: Itu Hoaks

Wijayakusuma, Okezone · Selasa 23 Oktober 2018 22:23 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 23 338 1968062 beredar-kabar-bentrokan-2-ormas-di-bekasi-polisi-itu-hoaks-jemqFtSR9s.jpg ilustrasi.

BEKASI – Kabar terkait perang dua ormas, Pemuda Pancasila (PP) dan Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS), di kawasan MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, merupakan kabar bohong atau hoaks. Hal itu ditegasjkan Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Sukrisno.

Dalam pesan WhatsApp yang beredar luas di masyarakat, tertulis permintaan untuk berhati-hati saat melewati kawasan MM2100 karena akan terjadi perang besar antara ormas PP dan GIBAS. Bahkan, pasukan PP disebutkan telah menunggu di Plaza Metropolitan Tambun.

"Itu hoaks. Tidak ada perang ataupun perkelahian antar kedua ormas. Karena tidak diberi izin untuk aksi, ormas GIBAS batal unjuk rasa," singkatnya saat dihubungi Okezone, Selasa (23/10/2018).

Mencuatnya kabar ini ke publik disebabkan adanya isu yang berkembang terkait SPK limbah PT Keihin. Awalnya SPK dipegang oleh salah satu pengurus dari GIBAS. Kemudian di tender ulang dan akhirnya dimenangkan oleh PT Barokah, salah satu pengurus PP.

Ist

Lalu pada 12 ,15 dan 16 November 2018, GIBAS unjuk rasa ke PT Keihin. Hari ini, beredar kabar massa GIBAS se-Jawa Barat akan kembali berunjuk rasa ke PT Keihin. Untuk itu, massa meminta izin ke Kapolres Metro Bekasi. Namun, polisi menolak untuk mengeluarkan izin unjuk rasa tersebut.

(Baca Juga : PDIP Minta Kabar Hoax Ditetapkan Jadi Kejahatan Luar Biasa)

PT Barokah pun bermaksud membantu pengamanan ke PT Keihin, dengan mengerahkan masa ormas PP se-Kabupaten Bekasi. Massa berkumpul di SGC sekitar pukul 08.00 WIB dan menuju kawasan MM2100 lewat akses depan Maspion.

(Baca Juga : Hentikan Hoax, Generasi Milenial Diminta Tingkatkan Literasi Media)

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada perang ataupun keributan yang terjadi antar kedua ormas tersebut. Kabar yang beredar luas di WhatsApp soal bentrok dua ormas pun dipastikan hoaks.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini