Dagangan Rokok Toko Ritel di Depok Ditutup Kain Hitam, Ada Apa?

Qur'anul Hidayat, Okezone · Minggu 28 Oktober 2018 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 28 338 1969928 dagangan-rokok-toko-ritel-di-depok-ditutup-kain-hitam-ada-apa-8Rr4WQRyGC.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Dalam sebuah foto terlihat minimarket menutup pajangan rokok di bagian depan dengan kain hitam. Meski ditutup, di kain tersebut ditempel pemberitahuan bertulis 'disini tersedia rokok'. Penjualan rokok dengan cara tak biasa ini menarik perhatian warga.

Ternyata, cara penjualan rokok seperti itu khusus untuk toko ritel seperti minimarket di Kota Depok, yang dilarang untuk memajang rokok yang akan dijual.

Larangan ini diperkuat dengan Surat edaran Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad. Isinya larangan display penjualan rokok, mengiklankan dan mempromosikan rokok. Surat edaran itu ditujukan kepada pelaku, pengelola, dan penanggung jawab usaha se Kota Depok.

Mengutip Sindonews, Minggu (28/10/2018), dalam surat edaran tersebut Idris menyatakan bahwa dalam rangka penegakan Perda Kota Depok Nomor 3/2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok, pelaku, pengelola dan penanggung jawab usaha se-Kota Depok diminta untuk mematuhi berbagai ketentuan.

(Baca juga: Bisa Sebabkan Radang Paru, Vape Ternyata Tak Lebih Baik dari Rokok!)

Pertama, setiap orang atau badan yang menjual rokok, agar tidak memperlihatkan secara jelas jenis dan bentuk rokok dan atau produk tembakau lainnya, cukup ditunjukkan dengan tanda tulisan 'Disini Tersedia Rokok'.

Ilustrasi.

Kedua, tidak diperkenankan untuk mempromosikan, mengiklankan rokok dan/atau produk tembakau lainnya.

Idris berharap larangan ini dapat segera dilaksanakan, dan akan dilakukan pengawasan lebih lanjut terkait hal tersebut.

Namun meski sudah mulai diberlakukan sejak 19 September 2018, hingga kini masih ditemukan banyak pelanggaran. Di daerah ini terdapat 374 ritel yang disampaikan surat edaran larangan memajang rokok tersebut.

"Beragam ya, ada Supermarket, minimarket, dan pusat-pusat perbelanjaan, sudah diberikan surat edaran terkait larangan display iklan dan promosi rokok dari tempat usaha mereka," ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Yayan Arianto, Jumat (26/10/2018).

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini