nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengendara Motor di Kebon Jeruk Dibacok Geng Motor

Antara, Jurnalis · Selasa 30 Oktober 2018 07:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 30 338 1970744 pengendara-motor-di-kebon-jeruk-dibacok-geng-motor-ziLay7LZus.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Seorang anggota geng motor membacok seorang pengendara motor yang melintas di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat hingga mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Kepala Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Josman Harianja di Jakarta, mengatakan anggota geng motor pelaku pembacokan berinisial EN (27) telah diringkus anggota kepolisian Polsek Kebon Jeruk pada Rabu 24 Oktober 2018, sementara korban bacok Reza Aditya (20) masih menjalani pemulihan luka-lukanya.

"Korban itu ditabrak dari belakang hingga terjatuh, setelah jatuh langsung diserang dengan cara dibacok menggunakan mandau secara membabi buta," ujar AKP Josman, Senin 29 Oktober 2018.

(Baca Juga: Sering Teror Pengendara Lain, 14 Anggota Geng Motor Ditangkap di Cengkareng)

Josman memaparkan, pelaku mengaku melakukan pembacokan terhadap korbannya atas dasar keisengan belaka.

 Ilustrasi

Awalnya, tersangka EN sedang berkumpul anggota lainnya mengendarai tujuh sepeda motor menyerang kelompok rombongan sepeda motor lainnya di Jalan Kemanggisan Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Minggu 21 Oktober skeira pukul 02.45 WIB.

Saat itu, korban yakni Reza yang diketahui merupakan warga Jalan Sahabat Baru, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, sedang mengendarai sepeda motor bersama temannya. Namun, saat melintas di tempat kejadian perkara, korban diserang geng motor.

Josman melanjutkan, korban yang hanya merupakan tamatan SMP dan tidak bekerja mengalami luka bacok serius diantaranya di pundak kiri, pinggang kiri belakang, dan dua luka bacok di punggung kiri. Korban selamat tapi tidak bisa sembuh utuh lagi seperti semula. Karena luka yang dialaminya itu cukup terbilang serius, terangnya.

Sementara, menurut hasil pemeriksaan, rombongan tersangka dan korban tidak saling kenal. Tersangka hanya menyerang begitu saja untuk unjuk kebolehan kepada teman-temannya.

"Dari hasil pemeriksaan, tersangka juga tidak mengambil barang-barang korban. Tersangka mengaku hanya iseng untuk menunjukkan kehebatan saja," pungkasnya.

Josman juga menambahkan, dari hasil pemeriksaan, tersangka diketahui merupakan geng motor yang sering melakukan balap liar. Namun, untuk melakukan keributan termasuk penganiayaan baru mengaku satu kali ini saja.

"Tapi kita juga masih dalami lagi, termasuk apakah tersangka juga pernah terlibat kasus pidana lainnya," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini