Polisi Sebut Pelaku Penyerangan Polsek Penjaringan Tak Terlibat Terorisme

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 09 November 2018 10:28 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 09 338 1975407 polisi-sebut-pelaku-penyerangan-polsek-penjaringan-tak-terlibat-terorisme-kP1L5dxuQd.jpg Kaca di salah satu ruangan mapolsek Metro Penjaringan pecah akibat diserang seorang pria. (Ist)

JAKARTA – Kapolsek Penjaringan, AKBP Rachmat Sumekar mengungkapkan dari hasil pemeriksaan sementara pelaku penyerangan polisi di Polsek Penjaringan, Jakarta Utara, tidak terkait dengan terorisme.

Rachmat memastikan, pelaku yang diketahui bernama Rohandi itu tidak terlibat dalam kelompok teroris atau radikalisme apapun sehingga, kata dia, tidak ditemukan adanya aksi radikalisme.

"Tidak ada, dia tidak tergabung dengan kelompok apapun (terorisme)," katanya saat dihubungi, Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Menurut Rachmat, pelaku mengalami depresi lantaran penyakit yang dideritanya selama ini tidak kunjung sembuh. Sehingga, kata dia, motifnya ingin mengakhiri nyawanya dengan melakukan penyerangan kepada polisi, bukan aksi terorisme.

Polsek Metro Penjaringan diserang (Ist)

"Yang nyerang orang yang sedang depresi karena operasi getah bening tidak sembuh dan tidak bekerja makanya dia mau mati, tapi dengan cara nyerang polisi supaya ditembak," kata Rachmat.

Diketahui, penyerangan tersebut, sekira pukul 01.35, korban sedang melaksanakan tugas piket di SPK. Ketika itu, secara tiba -tiba datang seorang pengendara dengan mengendarai kendaraan roda dua yang merupakan pelaku penyerangan.

(Baca Juga : Polsek Penjaringan Diserang Seorang Pria Misterius)

Setelah itu, pelaku langsung menyerang anggota polisi tersebut dengan menggunakan sebilah golok dan pisau. Kemudian, kata Dedi, anggota polisi tersebut menghindar dan meminta bantuan rekannya yang sedang berjaga.

Pelaku penyerangan Polsek Penjaringan, Jakarta Utara sempat meneriakan takbir atau Allahu Akbar sebelum melakukan penyerangan terhadap personel polisi.

(Baca Juga : Pelaku Sempat Teriakkan Takbir saat Serang Polsek Penjaringan)

Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, pelaku meneriakan kalimat tersebut ketika melakukan serangan kepada Kepala SPK AKP M. A. Irawan.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini