nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hari Pahlawan, Anies Ingatkan Jangan Jadi Penggerogot Anggaran

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Sabtu 10 November 2018 10:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 10 338 1975911 hari-pahlawan-anies-ingatkan-jangan-jadi-penggerogot-anggaran-QkaQAwgfPf.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat peringati Hari Pahlawan (foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menegaskan dalam peringatan Hari Pahlawan tidak hanya mengingat masa lalu, namun harus dapat menata arah perjuangan bangsa Indonesia selanjutnya.

"Peringatan Hari Pahlawan tak boleh sekedar dimaknai memperingati masa lalu, tapi memperingatkan diri kita (untuk meneruskannperjuang para pahlawan)," kata Anies usai memimpin upacara peringatan hari Pahlawan, di Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. Sabtu (10/11/2018).

Menurut Anies, tugas generasi penerus harus menjaga dan merawat persatuan Indonesia dan membawa Indonesia negara yang makmur berkeadilan sosial, hal ini dapat diaplikasikan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap melayani masyarakat dengan baik.

"Sekarang tugas kita ada di lingkungan pemerintahan adalah bekerja untuk negara yang sudah di dengan biaya darah dan nyawa para pahlawan tanah itu adalah bagian kita sering saya sampaikan kepada ASN DKI bahwa minimal sekurang kurangnya kita tidak menjadi bagian pilar negara ini kropos bukan yang ikut menggerogoti anggaran, mengambil anggaran untuk kepentingan pribadi," tuturnya.

(Baca juga: Anies Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Monas)

anies

(Baca juga: Jokowi Gowes Bareng 25.000 Peserta Bandung Lautan Sepeda)

Anies menyinggung, menjadi pahlawan dijaman penjajahan Belanda sangat lebih berat ketimbang saat ini. Pada Jaman Kolonial Belanda, para pahlawan harus rela meninggalkan keluarganya, menebus kemerdekaan dengan nyawanya sendiri.

"Saya sampaikan kalau kita memperingati hari pahlawan artinya memperingati di masa ini harus juga bisa menghasilkan pahlawan-pahlawan generasi baru, bayangkan pengorbanan mereka yang mereka lakukan bahkan nyawanya tapi bayangkan keluarga keluarganya yang orang tuanya dipamiti oleh anak-anak beliau yang menyampaikan ayah ibunya, saya mau pamit minta didoakan akan berangkat ke laga pertempuran dan belum tentu mereka akan kembali. Jadi, dibalik para pahlawan itu ada orangtua hebat keluarga-keluarga hebat yang sudah ikhlas menghibahkan anak-anaknya untuk ikut berkorban bagi negara," tutupnya.

anies

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini