Pemprov DKI Tunda Uji Coba Sistem Jalan Berbayar

Fadel Prayoga, Okezone · Rabu 14 November 2018 09:39 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 14 338 1977550 pemprov-dki-tunda-uji-coba-sistem-jalan-berbayar-x8N3k91ryk.jpg Penerapan sistem jalan berbayar. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunda uji coba penerapan jalan berbayar elektronik atau electronic road pricing (ERP). Rencananya uji coba tersebut dilakukan pada Rabu 14 November 2018.

"Jadi jadwal untuk PoC (proof of concept) sebagai bagian dari evaluasi teknisnya juga mengalami penundaan," kata Plt Kepala Dishub DKI Sigit Widjatmoko kepada wartawan, Rabu (14/11/2018).

(Baca juga: Belajar ERP, PNS DKI Diterbangkan ke Singapura)

Sigit enggan menjelaskan alasan ditundanya uji coba ERP tersebut. Ia justru membeberkan, teknis dari uji coba ERP itu.

Ia menjelaskan, nantinya hasil tersebut akan menentukan pemenang tender ERP. "Uji coba yang dilakukan adalah bagian dari proses tender. Kaitan evaluasi teknis," ucapnya.

Sebelumnya, guna membuktikan dan mengevaluasi ERP, penyedia harus membangun sarana di Jalan Merdeka Barat selama 20 hari terhitung 14 November 2018. Ruas jalan itu dipilih lantaran ada tiga penyedia jasa yang akan melakukan uji coba.

(Baca juga: Kebijakan ERP, Motor Harus Bayar jika Lewat Jalan Ini)

Uji coba ERP dilakukan tiga perusahaan yang mengikuti lelang penyedia program sistem tersebut dan sudah lolos prakualifikasi. Proses lelang yang sudah dimulai sejak 22 Juni itu kini sudah memasuki tahap uji teknis dari konsep yang ditawarkan.

Lelang ERP dilakukan mulai tahap prakualifikasi, evaluasi teknis, kemudian penentuan harga. Ada tiga perusahaan yang sudah lolos prakualifikasi penyedia ERP yang kemudian diminta mengajukan dokumen teknis dan harga. Teknisnya akan diuji coba selanjutnya dievaluasi.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini