Share

Firasat Sang Ayah Sebelum Cucu Wiranto Meninggal karena Kecelakaan di Kolam Ikan

Badriyanto, Okezone · Kamis 15 November 2018 23:57 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 15 338 1978507 firasat-sang-ayah-sebelum-cucu-wiranto-meninggal-karena-kecelakaan-di-kolam-ikan-ll7hqRlgW3.jpg Abdi Waluyo Ayah dari Achmad Daniyal Alfatih, Cucu Menko Polhukam Wiranto di Rumah Duka, di Tulodong, Jakarta (foto: Badriyanto/Okezone)

JAKARTA - Abdi Setiawan, ayah dari almarhum Achmad Daniyal Alfatih, cucu dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengaku dapat firasat sebelum anaknya meninggal dunia.

Menurut Abdi, sebelum meninggal, Achmad Daniyal Alfatih biasanya selalu dibawa kemana pun ia pergi. Pada hari terakhirnya di dunia kebetulan anaknya yang masih berumur 15 bulan itu ditinggal pergi ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

(Baca Juga: Tiba di Rumah Duka, Wiranto Ceritakan Penyebab Sang Cucu Meninggal Dunia) 

"Signal tanda-tanda mau meninggal memang sudah ada, pertama ini anak kan saya bawa terus, kira-kira 10 hari ini enggak pernah lepas dari saya, ke Gorontalo, Solo, Bandung, saya bilang ini anak kok beda dari yang lain, hati saya kok agak cinta sama dia," kata Abdi di kediamannya, Tulodong Bawah 4 Lama No. 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (15/11/2018).

Menko Polhukam Wiranto Tiba di Rumah Duka Achmad Daniyal Alfatih (foto: Badri/Okezone)	Menko Polhukam Wiranto Tiba di Rumah Duka Achmad Daniyal Alfatih (foto: Badri/Okezone) 

Tidak hanya itu, firasat itu juga dirasakan saat berada dalam pesawat. Saat terbang dari Jakarta menuju Kota Kendari, selama perjalanan bawaannya ingin tidur. Padahal, Abdi mengaku jarang sekali tidur dalam pesawat.

"Dalam tidur saya bermimpi, saya berada di laut kemudian sambil berenang ada semacam binatang menggigit saya, tapi enggak sakit, biasanya kan kalau ular laut mematikan, tapi ini enggak, sampai akhirnya saya berenang sampai ke dataran," imbuhnya.

Masih dalam mimpinya, Abdi sampai ke tepi dan melihat ke tengah laut, ternyata ada sebuah daratan yang isinya banyak gedung indah. Saat itu juga ia melihat arah pesawat ternyata sudah tidak ada sehingga dia kaget dan terbangun.

(Baca Juga: Cucu Wiranto, Achmad Daniyal Alfatih Meninggal Akibat Kecelakaan di Kolam Ikan) 

Sesampainya di Kota Kendari sekira pukul 08.00 WIB, Abdi menceritakan mimpinya kepada sang istri dan ditertawakan karena dianggap lucu.

"Selepas Dzuhur dikasih kabar Achmad dalam keadaan tidak sadarkan diri, saat itu saya sadar bahwa Allah akan mengambil kepunyaannya yang dititipkan pada saya, walaupun dibawa ke Rumah Sakit Brawijaya, saya tetap monitor dan dapat kabar bahwa Achmad sudah tidak ada," pungkasnya.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini