nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lucas Meninggal di Ruang Penyidik, Istri Sebut Polisi Tangkap Suaminya Tak Disertai Surat Penangkapan

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Jum'at 16 November 2018 10:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 16 338 1978617 lucas-meninggal-di-ruang-penyidik-polisi-akui-penangkapan-tak-disertai-surat-RzlYwSXroi.jpg Rumah duka Lucas Tahapary. Foto: Okezone/Wahyu Muntinanto

DEPOK – Lucas Tahapary alias Ulis (35) meninggal di ruang penyidik Polresta Depok saat proses berita acara penyidikan (BAP).

Reni Agustina (28), istri Lucas mengatakan bahwa pihak kepolisian mengakui kesalahan bahwa penangkapan suaminya tidak disertai surat penangkapan yang seharusnya dilakukan 1x24 jam.

"Setelah Yulius meninggal, ada anggota polisi yang datang memberikan kabar pada Rabu malam Kamis. Mereka (Polisi) mengakui kesalahanya tidak ada surat penangkapan dan tidak mengabarkan Yulius tertangkap," kata Reni di rumah duka, jalan swadaya III RT05/RW21 Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Jumat (16/11/2018).

Semenjak Lucas ditahan, Reni tidak pernah bertemu dengan suaminya. Kabar penangkapan pun, ia ketahui dari anggota kepolisan yang mengabarkan lewat ponsel.

Polisi itu, kata Reni, mengaku jika Yulius Lucas dibekuk pihak kepolisian pada Senin11 November 2018 lantaran kasus pencurian bermotor dan dikabarkan meninggal pada Rabu 13 November 2018 sekira pukul 12.00 WIB.

"Yulius meninggal (dengan) banyak luka lebam hampir di sekujur tubuh. Saya dan keluarga tidak terima. Saya mau tahu, kenapa secepat itu, habis ditangkap 3 hari kemudian meninggal," ujarnya.

Foto: Okezone/Wahyu Muntianto 

Pihak keluarga menuntut kepolisian agar bertanggung jawab terkait kematian Yulius Lucas. "Kami mau polisi terbuka, jangan ada yang ditutupi sekarang. Saya sebagi istri aja tidak tahu kenapa suami saya meninggal dengan cara gak wajar di kantor polisi," tuturnya.

Satuan Reserse kriminal Polresta Depok bersama Polsek Sukmajaya menangkap Lucas karena mencuri motor yang terparkir di sebuah ruko di Jalan Tole Iskandar, Kecamatan Sukmajaya pada 15 Agustus 2018 lalu. Pelaku ditangkap di pinggir jalan Ir.H.Juanda, kecamatan Sukmajaya, Senin (12/11).

Pelaku mengaku baru kali ini melakukan aksi pencurian, lantaran membutuhkan uang. “Sudah sempat saya jual seharga Rp2,8 juta rupiah,” ucap Lucas saat digiring ke ruang resmob Polresta Depok, Selasa 13 Novembe 2018.

Kasat reskrim Polresta Depok, Kompol Deddy Kurniawan mengatakan, pihaknya berhasil menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor itu berdasarkan rekaman CCTV yang terpasang di depan ruko.

“Jadi dia sempat observasi, dan melihat motor korban terparkir tapi kuncinya masih terpasang di sana,” ujarnya.

“Jadi pelaku menggunakan kendaraan, setelah itu melihat ada kendaraan yang di parkir dan pemiliknya lalai akhirnya pelaku mengambil motor tersebut, tetapi pelaku juga meninggalkan kendaraannya di sekitar TKP tersebut,” kata Deddy.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini