nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Maling Motor Tewas di Polresta Depok, Ombudsman Sarankan Pihak Keluarga Melapor

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Sabtu 17 November 2018 14:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 17 338 1979110 maling-motor-tewas-di-polresta-depok-ombudsman-sarankan-pihak-keluarga-melapor-bwbww8plz1.jpg Yulius Lucas Tahapary (Foto: Ist)

DEPOK - Kepala Ombudsman Jakarta Raya Teguh P. Nugroho menyarankan keluarga besar Yulius melapor ke Ombudsman agar pihaknya dapat memastikan ada atau tidaknya maladminitrasi dalam penangkapan.

Sebab, dari pengakuan sang istri tersangka yang meninggal di Polresta Depok Reni Agustina (28),  suaminya Yulius Lucas Tahapary (35) alias Ulis ditangkap Satreskrim Polresta Depok tanpa disertakan surat penangkapan selama 1X24 jam.

"Mungkin keluarganya bisa mengadu ke kami supaya kami bisa melihat apakah ada maladminitrasi dalam proses penangkapan yang bersangkutan," kata Teguh saat dihubungi wartawan, Sabtu (17/11/2018).

(Baca Juga: Tersangka Maling Motor Ditemukan Meninggal di Ruang Penyidik Polresta Depok)

Ilustrasi maling motor

Diketahui, Yulius Lucas Tahapary (35) alias Ulis ditangkap karena kasus pencurian bermotor, tersangka dibekuk Satreskrim Polresta Depok di Jalan Juanda pada Senin 12 November 2018. Namun, berselang dua hari Yulius Lucas dikabarkan meninggal pukul 12.00 WIB. Menurut istrinya ayah dua anak itu meninggal di ruang penyidik.

Mengetahui hal tersebut, Ombudsman meminta Mabes Polri melakukan penyelidikan internal di jajaran Polresta Depok atas kematian tersangka pencuri sepeda motor (curanmor) Yulius Lucas Tahapary di Mapolresta Depok, Rabu 15 November yang diduga tak wajar.

Menurut Teguh, meski berstatus tersangka lantaran terlibat kasus pencurian bermotor, setiap warga negara memiliki hak hidup yang tak bisa diganggu gugat.

"Ini menyangkut hak hidup warga negara yang tidak boleh diganggu gugat. Meninggalnya tahanan di polres, dengan dugaan kematian yang tidak wajar maka pihak internal Polri sebaiknya segera melakukan pengusutan atas peristiwa ini," ungkapnya.

(Baca Juga: Lucas Meninggal di Ruang Penyidik, Istri Sebut Polisi Tangkap Suaminya Tak Disertai Surat Penangkapan)

Rumah duka maling motor

Dia menyebutkan, penyelidikan internal perlu dilakukan guna mengetahui penyebab kematian tersangka di Polresta Depok. Karena polisi memiliki tugas sebagai pengayom dan pelayan masyarakat, sehingga ini menyangkut nama baik atau citra Polri.

"Karena tugas dan nama baik polisi sebagai pelayan publik, Yulius yang meninggal saat masih berstatus tahanan Polresta Depok merupakan poin penting. Ini bagian dari pelayanan publik polisi dan tentu saja nama baik aparat kepolisian saat ada tersangka yang meninggal semasa menjadi tahanan mereka," tutupnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini