Ditemukan Tewas di Drum, Dufi Tidak Sedang Ditugaskan Kantornya

Anggun Tifani, Okezone · Senin 19 November 2018 18:11 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 19 338 1979948 ditemukan-tewas-di-drum-dufi-tidak-sedang-ditugaskan-kantornya-E4lVTkXTRi.jpg Rumah Dufi, korban pembunuhan yang jasadnya ditemukan di dalam drum (Foto: Anggun Tifani)

TANGERANG - Wafatnya Abdullah Fithri Setiawan atau Dufi yang ditemukan tewas di dalam drum plastik di Kampung Narogong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu 18 November 2018 lalu, mengejutkan perusahaan tempatnya bekerja yakni TV Muhammadiyah (TVMu)

Direktur News dan Produksi TV Muhammadiyah (TVMu), Brillianto mengungkapkan, pihaknya sangat terkejut dengan kabar meninggalnya Dufi. Sebab, Dufi yang bekerja sebagai freelance marketing, sempat ke kantor pada Jumat 16 November 2018 terkait rapat persiapan Milad Muhammadiyah ke-106 tahun yang digelar di Solo.

"Jadi, tidak ada penugasan. Hanya seharusnya almarhum bertugas di kantor TVMu. Ia berjanji akan mengawal produk sponsor yang beriklan di Milad Muhammadiyah ke-106 ini, tapi ternyata dapat kabar seperti ini,” kata Brillianto, Senin (19/11/2018).

(Baca Juga: Selain Ada Luka Tusuk, Jasad Dufi Dilakban oleh Pembunuhnya)

Dufi

Diceritakan Brill, Dufi dikenal sebagai sosok yang pekerja keras dan religius. "Dufi telah bergabung kurang lebih satu tahun bersama TVMu. Ia dikenal dengan pekerja keras dan religius. Dia itu sering mengingatkan rekannya yang lain, ngajak buat salat bareng gitu," ucapnya.

Kini jenazah Dufi telah dimakamkan pagi tadi, di TPU Budi Dharma, Semper, Jakarta Utara yang berdekatan dengan makam sang ayah. Di dunia jurnalis, Dufi telah bekerja dengan sejumlah media nasional, diantaranya di Rakyat Merdeka, Inews, Berita Satu dan profesi terakhirnya yakni freelance marketing di TVMu dan TVRI.

(Baca Juga: 5 Fakta Pembunuhan Dufi yang Pernah Jadi Wartawan Media Nasional)

Pemakaman Dufi

Seperti diketahui, jasad Dufi pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung yang tengah melintas di kawasan industri Kambang Kuning, Klapanunggal, Kabupaten Bogor sekira pukul 06.30 WIB, Minggu 18 November 2018. Polisi pun telah mengungkapkan hasil autopsi terhadap korban, yakni beberapa tusukan atau sayatan dari senjata tajam di bagian tubuh leher dan beberapa lainnya pada korban.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini