Warga Keluhkan Air Bersih, Anies: Makanya Jangan Hambat PMD

Muhamad Rizky, Okezone · Selasa 20 November 2018 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 20 338 1980304 warga-keluhkan-air-bersih-anies-makanya-jangan-hambat-pmd-MZvjxbi2UF.jpg Anies Baswedan di Jakarta Utara (Foto: Muhamad Rizki/Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendapat keluhan dari warga di sekitaran anak kali Ciliwung, lokasi dimana sejumlah rumah warga yang ambles akibat tanah longsor tepatnya di Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

Warga mengeluh lantaran kekurangan sejumlah air bersih untuk di konsumsi di kawasan tersebut. Menanggapi hal itu Anies meminta DPRD DKI Jakarta agar anggaran sebesar Rp1,2 triliun untuk penyertaan modal daerah (PMD) agar tidak dihambat.

"Memang 40 persen warga Jakarta (tidak memiliki akses air). Makanya jangan hambat PMD untuk air. Karena itu," kata dia saat meninjau rumah warga yang ambles, Selasa, (20/11/2018).

Dalam rapat Banggar DPRD DKI Jakarta beberapa waktu lalu, usulan angganaran untuk PMD PAM Jaya sebesar Rp1,2 triliun dicoret. Rencananya anggaran tersebut dipakai untuk pembangunan pipa distribusi serta retikulasi wilayah barat dan utara Rp150 miliar.

"Lihat nih warga yang bercerita sangat sulit air bersih. Makanan kenapa gubernur ngotot sekali soal PMD untuk PAM. Supaya warga bisa mendapatkan air bersih. Buat air bisa diminum, makanya bantu agar air pipa bisa disalurkan," terangnya.

Baca Juga: Anies Tinjau Lokasi Tanah Amblas yang Robohkan Rumah Warga di Jakarta Utara

Gubernur Anies

Sebelumnya, Anies mengatakan, akses air bagi warga Jakarta sangat penting diperhatikan. Sebab setiap harinya warga harus mengeluarkan uang untuk air bersih, bahkan per bulan bisa mencapai Rp600 ribu.

"Mereka itu per hari harus membayar Rp20 ribu untuk air bersih yang kira-kira sebulan bisa sampai Rp600 ribu. Tapi kalau ada pipa air bisa turun jadi Rp120 ribu, jadi ini untuk kepentingan warga banyak. Mudah-mudahan nanti digolkan," paparnya.

Anies juga mempertanyakan, apakah kondisi tersebut terus dipertahankan atau membuat kebijakan dengan melahirkan solusi.

"Sekarang kita ingin rakyat kita terus tanpa air bersih atau solusi? Kalau saya ada solusi dulu nih buat rakyat. Rakyat enggak akan dapat air bersih kalau ini dibiarkan status quo (sebagaimana keadaan sebelumnya)," ungkap Anies.

Gubernur Anies

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini