Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Polisi Hadirkan 5 Saksi

Badriyanto, Okezone · Rabu 21 November 2018 13:26 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 21 338 1980608 rekonstruksi-kasus-pembunuhan-satu-keluarga-di-bekasi-polisi-hadirkan-5-saksi-GDBjyUgQv7.jpg Haris Simamora, pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi menjalani rekonstruksi. (Foto: Badriyanto/Okezone)

BEKASI - Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang menimpa satu keluarga di Bekasi. Selain tersangka Haris Simamora, penyidik juga menghadirkan lima orang saksi dalam reka ulang tersebut.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto mengatakan, kehadiran lima saksi itu bertujuan untuk mensingkronkan antara adegan yang diperagakan Haris dengan keterangan saksi yang melihat.

"Lima saksi kita bawa untuk mengsinkronkan alat bukti, mulai dari keterangan tersangka, bukti forensik dan bukti rekonstruksi," ungkap Indarto di lokasi, Bekasi, Rabu (21/11/2018).

Kapolres Bekasi Kota, Kombes Indarto. (Foto: Badriyanto/Okezone)Kapolres Bekasi Kota, Kombes Indarto. (Foto: Badriyanto/Okezone)

Kelima orang saksi itu masing-masing melihat pelaku saat membuka pagar dan masuk ke kediaman korban. Ada juga yang pertama kali melihat empat jenazah korban dan saat pelaku kabur menggunakan mobil.

"Ada 5 saksi yang melihat tersangka membuka pagar, melihat pertama kali penemuan jenazah dan melihat mobil kencang melaju," imbuhnya.

(Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga, Haris Simamora Peragakan 62 Adegan)

Reka ulang itu dilakukan di sebuah rumah kontrakan milik Douglas yang kebetulan dititipkan ke korban. Dalam rumah itu juga keempat korban dibantai secara sadis menggunakan linggis.

Setidaknya ada 37 adegan di rumah tersebut, selanjutnya 25 adegan lainnya akan dilakukan di tempat pembuangan linggis di Kalimalang dan Garut, tempat persembunyian pelaku.

Kasus pembunuhan sekeluarga terjadi pada Selasa 13 November 2018 di kawasan Jalan Bojong Nangka 2, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Setidaknya ada empat orang yang dibantai menggunakan linggis oleh Haris, yakni pasangan suami-istri Diperum Nainggolan (38) dan Maya Ambarita (37) serta kedua anaknya, Sarah Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7).

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini