Share

Polisi Bantah Pemeriksaan Dahnil soal Dugaan Korupsi Kemah Pemuda Terkait Politik

Badriyanto, Okezone · Jum'at 23 November 2018 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 23 338 1981874 polisi-bantah-pemeriksaan-dahnil-soal-dugaan-korupsi-kemah-pemuda-terkait-politik-Din775j8RH.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (Dok Okezone)

JAKARTA – Pihak kepolisian meminta pemeriksaan terhadap Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak soal dugaan korupsi dana kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam Indonesia, tidak dikait-kaitkan dengan politik.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan menjelaskan, pengusutan kasus tersebut sudah sesuai prosedur, berdasarkan laporan yang kemudian ditindaklanjuti.

"Makanya jangan dikaitkan dengan politik. Kalau misalnya pidana murni, ya pidana murni, enggak usah kait-kaitan," ungkap Argo di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (23/11/2018).

Ia mengatakan, pemeriksaan Dahnil yang juga Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu merupakan upaya penegakan hukum soal dugaan korupsi acara yang menggunakan dana Kemenpora Tahun Anggaran 2017.

Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto : Badriyanto/Okezone)

"Ada keterangan saksi dan keterangan ahli kemudian dilakukan gelar perkara ternyata memenuhi unsur tindak pidana sehingga dinaikkan menjadi penyidikan," ucapnya.

Sebelumnya, Dahnil mengaku ada yang janggal dengan kasus yang menyeretnya itu. Pasalnya, polisi sengaja mencari kesalahannya karena selama ini lantang mengkritik pemerintah dan berada di kubu Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.

(Baca Juga : Dahnil Anzar Penuhi Panggilan Polisi soal Dugaan Korupsi Dana Apel Pemuda)

Sebelumnya diberitakan Okezone, polisi menyebut pengusutan kasus itu berdasarkan laporan yang diterima polisi sekitar dua pekan yang lalu. Setelah didalami penyidik menemukan adanya kerugian negara dalam kegiatan yang menggunakan dana Kemenpora Tahun anggaran 2017 itu.

Setidaknya ada tiga orang yang dipanggil polisi sebagai saksi. Mereka adalah pihak internal Kemenpora Abdul Latif, panitia kegiatan dari GP Ansor, Safarudin, dan ketua panitia kegiatan dari Pemuda Muhammadiyah, Ahmad Fanani.

(Baca Juga : Dahnil Anzar Curiga Polisi Sengaja Mencari Kesalahannya di Kasus Apel Pemuda)

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini