nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Telisik Tempat Karaoke Iin Puspita Bekerja untuk Dalami Motif Pembunuhan

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Sabtu 24 November 2018 17:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 24 338 1982281 polisi-telisik-tempat-karaoke-iin-puspita-bekerja-untuk-dalami-motif-pembunuhan-3QVkvTrWmS.jpg Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar Rilis Kasus Pembunuhan Pemandu Lagu Iin Puspita (foto: M Rizky/Okezone)

JAKARTA - Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menelisik tempat karaoke Ciktuti Iin Puspita yang menjadi korban pembunuhan. Pasalnya, hal itu untuk mendalami motif kasus tersebut.

"Sudah ada beberapa sekarang kami lagi cek ke sana (tempat karaoke)," ucap Indra di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (24/11/2018).

(Baca Juga: Ini Kronologi Lengkap Pembunuhan Iin Puspita Berdasarkan Rekonstruksi) 

Selain itu, Indra menuturkan, pihaknya sudah melakukan pemanggilan beberapa saksi-saksi lainnya, termasuk beberapa ada perusahaan aplikator. Mengingat, korban diketahui selalu menggunakan transportasi online saat bekerja.

"Nanti kami minta untuk mengetahui kebenaran apa yang disampaikan oleh para pelaku. Bahkan, ada indikasi juga sebelumnya mereka berdua (korban dan NR) sempat keluar dua hari sebelumnya di hari Jumat," tutur Indra.

Seluruh rangkaian tersebut, kata Indra, untuk mengungkap fakta-fakta baru yang ditemukan usai menjalani rekonstruksi pembunuhan dalam lemari tersebut.

"Jadi ada beberapa fakta baru, memang untuk merangkai suatu cerita latar belakang ini sampai terjadi kejadian itu masih ada beberapa yang simpang siur. Sehingga kami harus memastikan yang mana yang benar mereka lakukan," ucap Indra.

(Baca Juga: Polisi Cari Saksi Kunci Pembunuhan Pemandu Lagu) 

Sebelumnya diberitakan Okezone, Iin Puspita ditemukan tewas pada Selasa 20 Nopember kemarin. Pelaku menyimpan mayat korban di dalam lemari kamar kos-kosan di kawasan Kelurahan Tegal Parang, Mampang, Jakarta Selatan.

Beberapa saat kemudian, kedua pelaku yakni Yustian dan Nissa Regina dibekuk polisi saat berusaha kabur di wilayah Merangin, Jambi. Kini sejoli itu sudah diterbangkan ke Jakarta pada Kamis 22 November kemarin.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini