nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PKS Tolak "Fit and Proper Test" Cawagub DKI, Gerindra: Maunya Sistem Apa?

Achmad Fardiansyah , Okezone · Senin 26 November 2018 17:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 26 338 1983057 pks-tolak-fit-and-proper-test-cawagub-dki-gerindra-maunya-sistem-apa-kyZk5Twvy0.jpg Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta M Taufik merasa heran dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menolak uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test untuk mencari sosok calon wakil gubernur (Cawagub) DKI.

"Terus maunya sistem apa? Mau dua langsung? Wah enak, orang udah sepakati proper test. Calonnya juga dari dia, bukan dari saya," katanya kepada wartawan, Senin (26/11/2018).

(Baca Juga: Gerindra Tunggu Undangan PKS untuk Bahas Wagub DKI)

Taufik membantah proses uji kelayakan dan kepatutan untuk wagub merupakan upaya menghambat kader PKS mendampingi Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan. Lagi pula kalau memang calon yang diajukan sosok terbaik tak perlu khawatir dengan uji kelayakan yang akan dilakukan.

"Gimana menjegal, calon aja dari dia. Secara politik kita udah selesai. Sekarang dari dia. Terserah mau siapa yang dicalonin, kan bukan urusan saya. Itu urusan dia. Fit and proper test itu kalau calonnya baik kenapa harus khawatir," ungkapnya.

Ilustrasi

(Baca Juga: Prabowo Disebut Sudah Relakan Posisi Wagub DKI untuk PKS)

Taufik menuturkan, pihaknya sudah merelakan posisi yang ditinggalkan Sandiaga Salahuddin Uno itu untuk kader PKS. Namun, dirinya hanya meminta PKS untuk menghormati mekanisme Gerindra, yakni para cawagub harus mengikuti fit and proper test.

"Fit and proper itu kan akan menghasilkan dua, saran saya calon lebih dari dua. Silakan saja siapa, calon urusan PKS. Terus kita juga punya mekanisme, hargai mekanisme kita. Secara politik kita udah hargai," tutupnya.

PKS diketahui menolak dilakukan fit and proper test karena dianggap tidak relevan. Mereka menilai dua nama yang diajukan, yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu sudah mumpuni, dan tak perlu diragukan lagi kemampuannya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini