nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Positif Narkoba, Ketua DPRD Buton Selatan Akan Direhabilitasi

Badriyanto, Jurnalis · Selasa 27 November 2018 15:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 27 338 1983481 positif-narkoba-ketua-dprd-buton-selatan-akan-direhabilitasi-1rM5Twk4VX.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (Foto : Badriyanto/Okezone)

JAKARTA – Ketua DPRD Buton Selatan La Usman akhirnya harus menjalani rehabilitasi. Alasannya, polisi tidak mendapati barang bukti saat melakukan penangkapan, meskipun hasil tes urine menyatakan positif sabu.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, rehabilitasi itu dilakukan berdasarkan hasil assessment dari pihak Badan Nasional Narkotika Kota (BNNK) Jakarta Selatan.

"Karena yang bersangkutan tidak ditemukan barang bukti, tindak lanjut kemarin sudah ada assessment BNNK Jakarta Selatan untuk diserahkan ke BNNP untuk direhabilitasi," kata Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Ilustrasi

Sementara pengakuan La Usman kepada polisi, ia sudah terbiasa konsumsi narkoba jenis sabu sejak setahun yang lalu untuk menghilangkan stres akibat banyaknya pekerjaan sebagai Ketua DPRD Buton Selatan.

La Usman yang juga Caleg Kabupaten Buton Selatan itu diringkus pada Jumat, 23 November 2018, sekira pukul 23.00 WIB. Saat itu, ia sedang nyabu di sebuah kamar Hotel Red Planet, Jalan Samanhudi, Jakarta Pusat.

(Baca Juga : Ketua DPRD Buton Selatan Sudah 1 Tahun Lebih Konsumsi Narkoba)

Adapun sabu yang dikonsumsi itu didapat dari seorang bernama Lani, yang biasa menjadi sopir setiap La Usman kunjungan ke Jakarta. Lani mematok satu gram sabu Rp1,5 juta. Barang itu telah digunakan sebelum penggerebekan.

"Yang bersangkutan sudah setahunan konsumsi (sabu). Mudah-mudahan dengan rehabilitasi bisa taubat," pungkas mantan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur itu.

(Baca Juga : Penyebab Ketua DPRD Buton Selatan La Usman Konsumsi Narkoba)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini