nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anies Tegur PKS dan Gerindra untuk Segera Setor Nama Cawagub

Fadel Prayoga, Okezone · Selasa 27 November 2018 17:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 27 338 1983563 anies-tegur-pks-dan-gerindra-untuk-segera-setor-nama-cawagub-nXYe17lMgb.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (foto: Fadel/Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku sudah menyurati Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk segera menelurkan nama cawagub DKI pengganti Sandiaga Uno. Ia berharap kedua partai pengusung itu dapat segera menyelesaikan perebutan kursi DKI-2 tersebut.

"Pemprov DKI sudah mengirimkan surat kepada dua partai pengusung untuk menyampaikan kepada mereka bahwa prosesnya saat ini adalah partai pengusung harus munculkan nama. Jadi kita tunggu di situ," kata Anies di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2018).

(Baca Juga: PKS Tolak "Fit and Proper Test" Cawagub DKI, Gerindra: Maunya Sistem Apa?) 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (foto: Okezone)Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (foto: Okezone)

Sebelummya, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif menyebut pihaknya menunggu itikad baik dari PKS untuk mengundang partainya dalam membahas kelanjutan fit and proper test yang telah disepakati pada pertemuan sebelumnya. Ia meminta adanya inisiatif dari PKS untuk membicarakan masalah ini agar cepat selesai.

“Menunggu (undangan PKS), karena kemarin Gerindra yang undang. Tinggal kita berembuk antar tim aja. Kita mulai lakukan fit and proper kapan,” kata Syarif kepada Okezone, kemarin.

Komunikasi antara PKS dan Partai Gerindra kembali mandek setelah partai berlambang kepala burung garuda itu meminta PKS menghadirkan empat cawagub untuk dihadirkan dalam uji kelayakan dan kepatutan tersebut. Namun, partai pimpinan Sohibul Iman itu menilai itu adalah siasat dari Gerindra untuk mengulur-ulur penyelesaian persoalan tersebut.

(Baca Juga: Syaikhu Siap Bila Harus Diuji Kelayakan Jadi Wagub DKI) 

Syarif menyatakan, pihaknya sama sekali tak ada niat untuk memperlama hingga membuat jabatan orang nomor dua di Ibu Kota terus ditinggal penghuninya. Permintaan empat cawagub itu merupakan kesepakatan dari kedua partai saat melangsungkan pertemuan sekira dua pekan lalu.

"Kesepakatan membentuk tim fit and proper dan meminta PKS lebih dari 2 cawagub. Nanti diurus sama tim,” pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini