nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diguyur Hujan Deras, Permukiman Warga di Bekasi Banjir

Wijayakusuma, Jurnalis · Selasa 27 November 2018 21:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 27 338 1983702 diguyur-hujan-deras-permukiman-warga-di-bekasi-banjir-EXwcyv2sZU.jpg Banjir melanda permukiman di Bekasi pasca-hujan deras (Foto: Wijayakusuma)

BEKASI - Banjir setinggi kurang lebih 60 sentimeter menggenangi Perumahan Taman Narogong Indah RT 04, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, usai hujan deras yang mengguyur malam tadi.

Sejumlah pengendara sepeda motor pun nampak ragu-ragu saat hendak melintas di lokasi banjir, dan sesekali menghentikan laju kendaraannya. Namun, tak sedikit pula pengendara yang nekat menerobos banjir demi sampai ke tempat tujuan. Beberapa sepeda motor bahkan mengalami mogok dan terpaksa didorong ke tepi jalan.

"Hujan setengah jam aja pasti banjir seperti ini. Belum lagi banjir yang lima tahunan. Kalau yang lima tahunan, wah udah pasti lebih tinggi dari ini," kata Rastim (48), penjual rokok yang sejak tahun 2006 di Taman Narogong di lokasi, Selasa (27/11/2018).

(Baca Juga: BPBD Imbau Warga Waspada Luapan Sungai Komering)

Menurutnya, banjir terparah di wilayah tersebut bisa mencapai pinggang orang dewasa. Kondisi tersebut rutin dialami warga setiap tahun di kala musim penghujan. "Apalagi kalau hujannya besar, parah banget, portal sampai ketutup air," akunya.

Banjir Bekasi 

Rastim menyebutkan, sekarang ini banjir lebih cepat surut, dikarenakan adanya pengerukan pada kali setempat yang mengalami pendangkalan. "Sekarang sudah agak cepat airnya surut. Soalnya belum lama ini sudah pernah dikeruk pada 2017 akhir," tandasnya.

Sementara, permukiman warga di dua kelurahan di Kompleks Perumahan Bumi Bekasi Baru Utara, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, juga diterjang banjir setinggi 60 sentimeter. Ada enam RW yang terdampak banjir, yakni RW 08, 09,10 di Kelurahan Sepanjang Jaya dan RW 08, 06, 12 di Kelurahan Pengasinan.

Menurut Tomy, warga RT 03 RW 08 Kelurahan Sepanjang Jaya, banjir disebabkan tata ruang lingkungan yang kurang baik, ditambah adanya penyempitan saluran pembuangan air yang berada di bawah jalan tol di wilayah tersebut.

"Ini banjir yang ketiga bulan ini. Penyebabnya karena semua air dari perumahan yang ada di sekitaran, larinya ke sini semua. Mulai dari Perumahan Rawalumbu Selatan, Mutia Kirana dan Bina Marga," katanya.

 Banjir di Bekasi

"Saluran pembuangan yang letaknya di RW 12 di bawah jalan tol itu mengecil dan sering terjadi penumpukan sampah disana. Juga folder penampungan air yang tadinya ada di fasos fasum, sekarang malah diurug dan dijadikan ruko," ujar Tomy.

(Baca Juga: 2 Jalan di Tangerang Macet Akibat Banjir, Arus Lalin Dialihkan)

Selain itu, kata dia, kali setempat yang telah puluhan tahun mengalami pendangkalan, tak kunjung dilakukan normalisasi oleh pihak terkait.

"Kemudian juga pendangkalan kali yang selama puluhan tahun tidak pernah sekali pun dinormalisasi," akunya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini