nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antisipasi Antrean Penumpang saat Reuni 212, KCI Tambah Petugas dan Loket di Stasiun

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Sabtu 01 Desember 2018 22:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 01 338 1985610 antisipasi-antrean-penumpang-saat-reuni-212-kci-tambah-petugas-dan-loket-di-stasiun-TaHPKT8sNZ.jpg ilustrasi (dok okezone)

JAKARTA – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyiapkan loket dan petugas tambahan untuk mengantisipasi adanya antrean penumpang terkait Reuni Akbar Alumni 212, pada Minggu (2/12/2018). Petugas tambahan itu akan ditempatkan di stasiun yang lokasinya dengan titik kumpul massa, yakni di Juanda dan Gondangdia.

"Untuk mengatasi antrean pengguna yang masih menggunakan tiket harian, di sejumlah stasiun yang berdekatan dengan titik keramaian PT KCI menyiapkan tambahan perangkat loket mobile dan petugas untuk melengkapi perangkat yang rutin sehari-hari tersedia di stasiun," kata VP Kereta Commuter Indonesia (KCI), Eva Chairunisa, dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Sabtu (1/12/2018).

Ia mengatakan, di Stasiun Juanda, pihaknya menyediakan sembilan perangkat loket mobile tambahan, sementara di Stasiun Gondangdia diperkuat dengan enam perangkat loket mobile.

Eva menjelaskan, demi membantu para pengguna dan menjaga suasana tetap kondusif di tengah potensi kepadatan penumpang, PT KCI menambah petugas hingga tiga kali lipat di sejumlah stasiun yang diperkirakan menjadi pusat naik-turun pengguna.

Depan Gedung DPR Memutih di Aksi 212 Jilid II

"Untuk Stasiun Juanda dan Gondangdia PT KCI memperkuat petugas layanan pengguna (passenger service) dari empat orang menjadi sepuluh orang masing-masing di Stasiun Juanda dan Gondangdia," ucapnya.

(Baca Juga : Terdengar Suara Ledakan di Dekat Panggung Reuni 212, Diduga Berasal dari Genset)

Petugas kesehatan di kedua stasiun tersebut, lanjut dia, juga ditambah dari dua petugas menjadi enam petugas. Sementara personel keamanan di Stasiun Juanda, Gondangdia, dan Tanah Abang dilipatgandakan dari yang biasanya ditugaskan sekitar 12-14 petugas ditambah hingga menjadi 20-45 petugas.

Sementara itu, untuk menghindari antrean, pihaknya mengimbau pengguna KRL untuk menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) maupun kartu uang elektronik.

(Baca Juga : Sandiaga Uno Belum Pasti Hadiri Reuni 212)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini