nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peserta Reuni 212 Membeludak di Stasiun Juanda, 3 Loket Tambahan Dibuka

Hambali, Jurnalis · Minggu 02 Desember 2018 15:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 02 338 1985761 peserta-reuni-212-membeludak-di-stasiun-juanda-3-loket-tambahan-dibuka-J9Dp8l9pnd.jpg Suasana Antrean Penumpang KRL di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat (foto: Hambali/Okezone)

JAKARTA - Antrean penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line membeludak di Stasiun Juanda, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018). Para penumpang sebagian besar adalah peserta Reuni 212 yang berlangsung di Monas, pagi tadi.

Guna mengurai panjangnya antrean, petugas Stasiun Juanda lalu membuka 3 loket tambahan yang berada di lobi dasar. Namun pantauan di lokasi, ketiga loket tambahan itupun tak terlalu signifikan mengurangi padatnya calon penumpang yang akan masuk stasiun.

(Baca Juga: Kakek Ini Mendadak Jadi Perhatian Peserta Aksi Reuni 212) 

Suasana Antrean Penumpang KRL di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat (foto: Hambali/Okezone)	Suasana Antrean Penumpang KRL di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat (foto: Hambali/Okezone)

"Sudah tiga loket tambahan yang kita buka, tapi karena jumlah penumpang sangat banyak jadi tetap saja mengantre panjang lagi. Kebanyakan ini dari yang habis acara di Monas itu (Reuni 212)," kata Yusuf, petugas sekuriti stasiun Juanda yang berada di lokasi.

Hingga pukul 15.15 WIB, peserta Reuni Akbar 212 masih memadati Stasiun Juanda. Jumlahnya diprediksi mencapai sekira 3 sampai 5 ribu penumpang, itu pun akan terus bertambah mengingat masa beratribut 212 yang terus berdatangan.

"Belum tahu akan menambah loket lagi atau tidak, tapi sepertinya cukup. Karena jadwal tunggu keberangkatannya juga kan enggak terlalu lama," jelas Yusuf.

Suasana Antrean Penumpang KRL di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat (foto: Hambali/Okezone)Suasana Antrean Penumpang KRL di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat (foto: Hambali/Okezone)

(Baca Juga: Ada Reuni Aksi 212, Pengguna KRL Melonjak 10 Kali Lipat) 

Meski begitu, beberapa penumpang mengeluhkan cukup lamanya antrean di loket. Menurut mereka, hal itu disebabkan adanya penumpang yang belum mengerti tata cara pemesanan tiket KRL, sehingga saat di loket banyak hal yang ditanyakan terlebih dahulu mengenai tujuan dan lokasi transit yang akan dilalui.

"Karena ini mungkin ada yang berangkat dari daerah, jadi disini menginap di tempat keluarga atau rekannya sebelum ikut kegiatan tadi. Begitu pulang mungkin terpisah rombongan atau bagaimana, jadi enggak mengerti naik kereta tujuannya stasiun mana, transit di mana, ya begitu-begitu jadi kita antri lama menunggu di belakangnya," ungkap Bambang Tedjo, calon penumpang di Stasiun Juanda.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini