nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wilayah Depok Jadi "Surga" Kaum LGBT

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Rabu 12 Desember 2018 01:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 11 338 1989971 wilayah-depok-jadi-surga-kaum-lgbt-YyoDljpqja.jpg Foto Ilustrasi Okezone

DEPOK - Kaum Lesbian, Gay, Bisex, dan Transgender (LGBT) memandang wilayah Depok menjadi surga bagi kaumnya, dari data Dinas Kesehatan sebanyak ribuan LGBT berkeliaran di kota berikon belimbing. Tak hanya berawal dari wilayah sekitar tetapi mereka datang dari wilayah lainya termasuk DKI Jakarta.

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna pun tidak bisa pungkiri keberadaan kaum LGBT itu, dia mengakui jika ada warganya yang memiliki perilaku seks menyimpang atau penyuka sesama jenis. Namun keberadaan kelompok LGBT ini sulit dicegah, sebab kelompok tersebut tertutup, maka para pecinta sesama jenis ini sulit terjamah.

Sejumlah cara sudah dilakukan diantaranya melakukan upaya pencegahan mulai dari sosialisasi sampai penguatan fungsi keluarga. Bahkan belakangan ini Pemkot Depok tengah berupaya membuat Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang LGBT.

 (Baca juga: Ditolak Ormas Islam, Birthday Party Kelompok LGBT di Tangsel Batal Digelar)

Sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok belum berencana merancang Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang LGBT di Depok. Hal ini disampaikan Wakil Ketua II DPRD Depok, M. Supariyono di Depok, Jawa Barat.

 lgbt

Meski Perda dapat digodok berdasarkan usul Pemerintah Kota (Pemkot), fraksi, Komisi, atau anggota DPRD perorangan, Suparyono menuturkan belum ada pembahasan resmi soal ini.

"Seingat saya belum pernah ada di rapat Paripurna yang menyampaikan itu. Kalau secara tertulis mungkin saja, tapi belum melalui Paripurna. Jadi itu masih jauh prosesnya," kata Suparyono di Sukmajaya, Depok, Selasa (11/12/2018).

 (Baca juga: Perangkat Pengintai Israel Diduga Digunakan untuk Amati LGBT di Indonesia)

Salah satu fraksi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengaku kalau dia termasuk satu anggota DPRD Depok yang setuju bila nantinya ada pembahasan mengenai Perda tentang LGBT. Namun dia menegaskan bahwa dalam fraksi PKS tempatnya bergabung belum ada wacana mengusulkan pembuatan Perda tentang LGBT.

 lgbt

"Kalau Perda itu kan boleh dari Pemkot boleh dari DPRD. DPRD juga boleh dari fraksi, komisi, perorangan, silakan. Untuk sekarang saya melihat ini lebih kepada inisiatif per orangan," ujarnya.

Terkait soal pembuatan Perda LGBT tentunya bukan sembarangan, hal tersebut perlu adanya landasan dasar hukum yang jelas dari Undang-Undang Dasar 45 dan Pancasila.

"Kalau saya sih setuju, tapi untuk PKS belum diwacanakan ya. Kalau Perda inisiatif dari DPRD pertama yang mengajukan komisi. Komisi membuat naskah akademis dan harus dianggarkan dulu. Nanti kalau itu sudah selesai masuk di Paripurna Internal. Artinya 50 anggota dewan setuju atau tidak, kalau setuju ada penambahan materi atau tidak," tutupnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini