nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tahanan Polresta Depok Tewas, Polisi Tetapkan 10 Tahanan Jadi Tersangka

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Jum'at 14 Desember 2018 09:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 14 338 1991130 tahanan-polresta-depok-tewas-polisi-tetapkan-10-tahanan-jadi-tersangka-4pXUHnfjhJ.jpg Foto Ilustrasi Okezone

DEPOK - Setelah melakukan pemeriksaan 13 orang tahanan dan 1 petugas kepolisian Polresta Depok, sebanyak 10 orang tahanan ditetapkan menjadi tersangka terkait kasus meninggalnya tersangka pencurian motor, Yulius Lucas Tahapary alias Ulis (35) di Polresta Depok. Polisi mengklaim Yulius Lucas meninggal di dalam ruang tahanan bukan di dalam ruang penyidik seperti diungkapkan Reni Agustina istri yang bersangkutan.

"Sudah ada empat yang diperiksa dan ditetapkan 10 tersangka. Satu saksi dari internal Polres, dan ada 3 tahanan yang diperiksa tapi tidak melakukan. Total ada 14 orang. Sudah gelar perkara," kata Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus kepada wartawan, Jumat (14/12/2018).

 (Baca juga: Kasus Meninggalnya Pencuri Motor di Polresta Depok Masih Suram)

Dia menjelaskan, Yulius Lucas mengalami luka lebam akibat perkelahian dengan sesama tahanan, sebab dari pemeriksaan sejumlah tahanan yang dipilih secara acak dari berbagai kamar tahanan mereka saling menguatkan. Namun untuk alat bukti pihaknya belum memiliki, penetapan tersangka ini berdasarkan pengakuan sejumlah tahanan.

 mayat

"Pelakunya dari tahanan. Hasil pemeriksaan pelakunya ada yang kepala kamar, ada yang teman-temannya dan ini enggak hanya satu saksi, jadi antara mereka saling menguatkan. Keterangan mereka saling menguatkan. Mereka satu sel dalam tahanan secara detail saya belum tahu kamar mananya, karena kemarin kita ambil random. Karena kan enggak serta merta dikunci, ketika siang dibuka semua," jelasnya.

 (Baca juga: Tersangka Tewas di Ruang Penyidikan, IPW: Kapolres Depok Harus Bertanggung Jawab)

Adanya pemeriksan anggota Polresta Depok oleh Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya, Firdaus membenarkan. Menurutnya pemeriksaan internal di tubuh Polri sudah kewajiban mereka. Selain itu Ombudman juga telah melakukan pemeriksaan terkait adanya dugaan maldministrasi.

"Kalau internal sudah pasti, karena mereka fungsi pengawas. Baik Propam dan Irwasda. Sudah kewajiban mereka, sudah datang langsung. Karena informasi awal meninggal di ruang penyidik," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini