nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelayanan di Polsek Ciracas Kembali Dibuka Pasca-Pembakaran

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 14 Desember 2018 13:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 14 338 1991248 pelayanan-di-polsek-ciracas-kembali-dibuka-usai-pembakaran-gT8O2m4NJ0.jpg (Foto: Putera/Okezone)

JAKARTA - Layanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) untuk masyarakat di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, telah dibuka setelah tiga hari usai pembakaran oleh sejumlah massa pada Rabu dini hari lalu.

Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widartono mengungkapkan, selain SKCK Polsek Ciracas juga telah membuka layanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Menurut Agus, pelayanan telah normal sejak kemarin.

"Pelayanan seperti izin SKCK, izin keramaian, pengawalan, patroli, kemudian yah intinya yang melayani masyarakat jangan sampai masyarakat tidak terlayani, monitor banjir," kata Agus di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (14/12/2018).

(Baca Juga: Polsek Ciracas Berangsur Normal Pasca-Penyerangan)

Selain itu, Agus menekankan, pihaknya tidak merasa khawatir adanya aksi susulan serupa. Pasalnya, kata dia, saat ini kondisi sudah normal dan berjalan lancar.

"Untuk informasi-informasi tetap, tiga pilar jalan lah, informasi ke pemerintahan tetap. Patroli ke masyarakat juga tetap berjalan," tutur Agus.

Berdasarkan pantauan Okezone, Polsek Ciracas sudah mulai melakukan aktivitas pelayanannya kepada masyarakat. Meskipun belum terlalu maksimal. Sementara itu, pintu gerbang yang tadinya ditutup, kini sudah mulai dibuka untuk umum.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah massa yang diduga mencapai ratusan orang mengepung Mapolsek Ciracas. Mereka melakukan pengrusakan terhadap sejumlah fasilitas. Setidaknya, dari aksi tersebut massa melakukan pengerusakan terhadap sejumlah kendaraan yang terparkir di halaman Polsek Ciracas.

Di sisi lain, tim gabungan Polda Metro Jaya telah menangkap beberapa pelaku yang sempat buron terkait insiden pengeroyok anggota TNI di Ciracas. Hingga saat ini, total sudah ada lima tersangka yang ditangkap terkait pengeroyok anggota TNI tersebut.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini