nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dear Pemkot Bekasi, Jalan Ini Sudah 4 Tahun Ambles dan Butuh Perbaikan

Wijayakusuma, Jurnalis · Minggu 16 Desember 2018 07:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 16 338 1991919 dear-pemkot-bekasi-jalan-ini-sudah-4-tahun-ambles-dan-butuh-perbaikan-guTFS0lrJQ.jpg Jalan Baru Cipendawa di Kota Bekasi sudah empat tahun ambles (Wijayakusuma/Okezone)

BEKASI - Salah satu jalur Jalan Baru Cipendawa, Kampung Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat ambles dan sampai saat ini belum ada perbaikan. Warga meminta Pemerintah Kota Bekasi segera memperbaiki jalan penghubung ke Jatiasih, Pondokgede tersebut.

Jalan Baru Cipendawa yang berada di samping Kali Bekasi sudah ambles sejak empat tahun lalu. Tanggul penahan di pinggir kali juga sudah hancur. Jalan itu sering dilalui warga terutama pengendara. Karena belum diperbaiki, warga khawatir jalan tersebut bisa mengintai korban.

"Dari 2014 (ambles). Tadinya sih kecil, enggak sebesar itu," kata Hanip, warga RT 04 RW 04 Kelurahan Bojong Menteng kepada Okezone, Minggu (15/12/2018).

Pemerintah memang sudah dua kali memperbaiki jalan tersebut sejak ambles empat tahun silam. Namun, hanya bertahan sebentar kemudian ambles lagi. Bahkan amblesnya kini semakin melebar. Kedalamannya pun diperkirakan mencapai 5 hingga 6 meter.

 "Pertamanya diperbaiki, tapi ambles lagi. Kedua kali diperbaiki, tapi amblesnya makin besar sekarang. Kedalaman hampir 5-6 meter lah," ujarnya.

 

Kali Bekasi di samping Jalan Baru Cipendawa (Wijayakusuma/Okezone)

Karena belum ada perbaikan lagi, jalur tersebut kini diberi palang agar tak dilalui oleh mobil. Hanya sepeda motor yang diizinkan lewat. Jika tak awas bisa-bisa motor juga bisa nyemplung ke kali.

Akibat hanya satu jalur ditutup, maka mobil diarahkan ke jalur sebelahnya. Dampaknya adalah jalan itu kerap dirundung macet karena padatnya kendaraan.

"Jalannya cuma satu yang dipakai. Jalan yang amblas cuma untuk sepeda motor," paparnya.

 

Satu jalur Jalan Baru Cipendawa ditutup untuk mobil (Wijayakusuma/Okezone)

Hanip mengatakan pihak pemerintah sudah beberapa kali datang ke lokasi. “Cuma ya berhubung di sana lagi ada pembangunan flyover, mungkin setelah itu baru ke mari," ujarnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini