nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alasan Dishub Depok soal JPO dan Zebra Cross Belum Ramah Disabilitas dan Lansia

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Selasa 18 Desember 2018 14:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 18 338 1992856 alasan-dishub-depok-soal-jpo-dan-zebra-cross-belum-ramah-disabilitas-dan-lansia-4HHVT85qT8.jpg Zebra Cross (Wahyu Muntinanto/Okezone)

DEPOK - Jalan Margonda Raya yang merupakan kawasan jantung kota Depok dengan kepadatan aktivitas masyarakatnya dinilai tidak ramah untuk penyeberang jalan. Apalagi, untuk para penyandang disabilitas dan para lansia.

Hal ini terjadi lantaran pembangunan fasilitas penyeberangan orang Zebra Cross dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang ramah dan nyaman belum terlihat di jalan tersebut. Padahal, di kawasan tersebut banyak masyarakat yang menggunakan fasilitas penyebrangan tersebut.

 Baca juga: JPO di Depok Tak Ramah Disabilitas dan Lansia

Hal ini juga dikarenakan, menjamurnya pertokoan dan perkantoran yang berada di kanan kiri jalan Margonda Raya tersebut. Otomatis, masyarakat memerlukan fasilitas penyeberangan yang layak.

 JPO di Margonda (Foto: Wahyu Muntinanto/Okezone)

"Kami masih mengkaji bagaimana yang terbaik, penggunaan Pelican Cross di jalan Margonda Raya karena berpengaruh kepada antrean kendaraan nantinya. Sebab kawasan jalan Margonda cukup padat," Kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Dadang Wihana saat dihubungi Okezone, Selasa (18/12/2018).

Masyarakat menganggap, fasilitas penyeberangan tersebut menjadi tempat yang menakutkan. Hal ini dikarenakan sejumlah penyeberangan Zebra Cross itu tidak dilengkapi tombol penyeberangan atau pelican crossing yang berfungsi sebagai penanda untuk pengendara roda empat dan dua yang melintas.

 Baca juga: JPO Tosari Dibongkar, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

"Kami sebenarnya sudah menyiagakan tim Gerakan untuk Lalu Lintas Smart (Geulis) bentukan Dinas Perhubungan (Dishub) Depok untuk mengatur lalu lintas dan membantu menyeberangkan orang. Entah itu lansia dan disabilitas, setiap hari mereka berjaga hanya saja tidak 24 jam," ujarnya

Sedangkan keberadaan sejumlah JPO di sepanjang Jalan Margonda raya juga dinilai tidak efektif. Karena JPO tersebut dianggap sangat menyulitkan lansia dan tidak bisa dilalui penyandang disabilitas.

 Zebra Cross di Margonda (Foto: Wahyu Muntinanto/Okezone)

Tingginya anak tangga yang dilalui menjadi kendala tersendiri terlebih diperkeruh dengan pemandangan tidak sedap di atas JPO. Nampak di sepanjang JPO tersebut masih terdapat sejumlah pengemis dan pedagang yang menyulitkan penyeberang jalan.

Banyaknya JPO di Margonda Raya yang tak ramah bagi lansia dan penyandang disabilitas sepertinya akan masih menjadi pekerjaan rumah Dishub Depok saat ini. Pasalnya, Depok dianggap masih tertinggal oleh tetangganya DKI Jakarta. Tentunya hal ini sangat berbanding terbalik karena Jakarta belakangan ini sudah mulai berbenah dan menata kota yang ramah terhadap disabilitas dan lansia.

 Baca juga: Malam Ini Ada Pembongkaran JPO di Menteng, Ini Rekayasa Lalinnya

"Kalau untuk JPO di Margonda pihak kami terbatas pada lahan, sehingga belum bisa untuk membuat tangga landai atau jalan untuk penyandang disabilitas. Maka solusinya Zebra Cross untuk penyandang disabilitas dan lansia sedangkan Zebra Cross untuk penyeberang jalan yang masih normal," paparnya.

Kurangnya pelayanan publik melalui fasilitas penyeberangan jalan yang berada di Depok terhadap penyandang disabilitas dan lansia merupakan menjadi proses pembelajaran bagi instansi terkait. Oleh karena itu, ke depannya Pemerintah Kota Depok diharapkan harus lebih teliti dan tidak menutup mata terhadap penyandang disabilitas dan lansia dalam membangun fasilitas umum.

"Ini kan proses edukasi, kami perlu waktu untuk menyadarkan masyarakat agar tidak menyalahi aturan. Sebaiknya orang yang sehat tidak menggunakan jalur untuk disabilitas dan lansia. Tapi ya kami akan terus mobile di lapangan menjaga agar semua bisa sesuai aturannya," pungkasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini