nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kadis Dukcapil Bantah E-KTP yang Tercecer untuk Penggelembungan Suara

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Selasa 18 Desember 2018 17:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 18 338 1992977 kadis-dukcapik-bantah-e-ktp-yang-tercecer-untuk-penggelembungan-suara-YomA2kbfKo.jpg Penemuan E-KTP dalam karung (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dhany Sukma menegaskan bahwa tercecernya KTP elektronik baru-baru ini di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur tidak terkait dengan Pemilu 2019.

Pasalnya, isu tersebut mencuat lantaran dugaan kalau KTP elektronik yang tercecer akan digunakan untuk penggelembungan suara. Namun, Dhany Sukma meyakini hal itu tidak akan terjadi lantaran sudah diamankan pihak kepolisian.

"Kalau ada penggelembungan suara, orang itu barangnya sudah diamankan di kepolisan kok. Enggak mungkin itu digunakan untuk penggelembungan," ungkap Dhany Sukma saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (18/12/2018).

Baca Juga: E-KTP Tercecer di Duren Sawit, Besok DPRD Akan Panggil Dukcapil DKI

KTP

Untuk saat ini, Dhany Sukma justru menduga-duga kalau tercecernya KTP elektronik tersebut digunakan untuk membuat suasana menjadi gaduh. Hal itu diyakininya ketika e-KTP tercecer di kawasan yang ramai dilewati orang-orang.

"Itu kan hanya untuk membangun supaya situasi gaduh. Menurut saya sih kesana arahnya. Ini baru dugaan-dugaan, saya tidak bisa menduga memang," ujar Dhany Sukma.

"Tapi ya kenapa itu harus diletakan di tempat yg akses orangnya lalu lalang mudah, di lapangan yang jauh dari pantauan CCTV misalnya, itu kan bisa saja kemungkinan itu terjadi," tutupnya.

Sekadar diketahui, sampai saat ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) telah mendata e-KTP yang tercecer berjumlah 2.153 keping, sedangkan yang rusak sebanyak 63 keping.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini