nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fraksi Golkar DPRD DKI Tak Kenal 2 Cawagub DKI dari PKS

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 20 Desember 2018 07:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 20 338 1993696 fraksi-golkar-dprd-dki-tak-kenal-2-cawagub-dki-dari-pks-Lh96Fru3WU.JPG Ahmad Syaikhu, salah satu cawagub DKI dari PKS (Foto: Ist)

JAKARTA – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali menyebut pihaknya tak bisa menilai kapasitas dua kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang digadang-gadang menjadi cawagub DKI, yaitu Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto apakah pantas atau tidak untuk mengisi kekosongan kursi DKI-2.

Sebab, dari PKS pun hingga kini tidak pernah ada langkah untuk memperkenalkan keduanya kepada masing-masing fraksi yang ada di parlemen.

"Golkar enggak bisa jawab karena enggak kenal. Saya sudah diskusikan ini kepada institusi partai dan fraksi kita enggak kenal nama Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto. Baru dengar tahu di media," kata Ashraf saat dihubungi wartawan, Rabu 19 Desember 2018 kemarin.

Menurut dia, kader PKS yang pantas menjadi orang nomor dua itu adalah Triwisaksana yang sekarang ini menjadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Ia meyakini pria yang akrab disapa Bang Sani itu sudah mengetahui segala permasalahan di Ibu Kota.

"Kalau misalnya dari PKS, Golkar hanya Triwisaksana, itu aja. Selain itu enggak ada, yang kita lihat dari Golkar. Karena kita rasakan, kita tahu sudah jelas terbukti pengetahuannya dan kepiawaiannya memimpin kota yang besar ini dengan kebijakannya," imbuh dia.

Meski begitu, lanjut dia, pihaknya tidak akan ikut campur dalam permasalahan tersebut. Sebab, ia menyadari kalau partainya itu tidak termasuk ke dalam koalisi pengusung Anies-Sandi dalam Pilkada DKI 2017 lalu. Namun, ia berharap PKS dan Gerindra untuk segera mengeluarkan dua nama cawagub yang telah disepakati untuk nantinya dipilih di DPRD.

"Tapi karena Golkar enggak mengenal, saya juga enggak mengenal Pak Agung dan Pak Syaikhu. Golkar juga tidak pernah diajak bicara. Jadi, silakan PKS dan Gerindra kalau waktunya cukup karena sudah ditunggu oleh rakyat,” pungkasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini