nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mobil Komando Demo Uighur di Kedubes China Kelewatan, Massa: Woi Kantornya di Sini!

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Jum'at 21 Desember 2018 16:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 21 338 1994444 mobil-komando-demo-uighur-di-kedubes-china-kelewatan-massa-woi-kantornya-di-sini-mJjIsPkwRS.jpg Mobil Komando Massa Aksi 212 di Depan Kedubes China, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta (foto: Sarah/Okezone)

JAKARTA - Setelah beberapa jam massa dari Persaudaraan Alumni 212 berkumpul di depan Kedutaan Besar China di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, mobil komando berwarna putih datang di tengah-tengah aksi demonstrasi.

Tak lama ketika kemunculannya, mobil tersebut langsung diteriaki oleh para massa aksi. Hal itu lantaran mobil komando yang berisikan baliho-baliho pembelaan terhadap kaum Uighur melewati pintu Kedubes China.

demo membela muslim Uighur. (Foto: Sarah)	 Demo Membela Muslim Uighur di Kedubes China, Kuningan, Jakarta (Foto: Sarah/Okezone)

"Woi woi! Sini sini. Kantornya di sini," teriak salah seorang peserta aksi demontrasi di Kedubes China, di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (21/12/2018).

"Dia kenapa maju terus. Kelewatan woi," timpal yang lainnya.

"Mau ke Depok kali, apa mau pulang lagi," saut juga oleh peserta lainnya.

Akhirnya mobil orasi tersebut pun berhenti di depan Kedubes China. Setelah mendapatkan posisi yang dianggap pas, beberapa ulama, seperti salah satunya Neno Warisman memulai orasi di depan Persaudaraan Alumni 212.

Demo Membela Muslim Uighur di Kedubes China, Kuningan, Jakarta (Foto: Sarah/Okezone)	Demo Membela Muslim Uighur di Kedubes China, Kuningan, Jakarta (Foto: Sarah/Okezone) 

Di dalam orasinya, mereka bersepakat untuk membela kaum etnis Uighur untuk mendapatkan kebebasan dari penindasan dan penangkapan yang terjadi di Xinjiang, China.

Diketahui, kecaman internasional semakin meningkat tentang perlakuan China terhadap Muslim Uighur. Tetapi, belum ada negara yang mengambil tindakan apa pun selain mengeluarkan pernyataan kritis.

(fid)

Berita Terkait

Uighur

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini