Share

Kapitra Ampera Balik Polisikan Eggi Sudjana soal Ancaman Pembunuhan

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 27 Desember 2018 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 27 338 1996725 kapitra-ampera-balik-polisikan-eggi-sudjana-soal-ancaman-pembunuhan-Jrj8yJHp8c.jpg Kapitra Ampera Laporka Dugaan Pencemaran Nama Baik yang Dilakukan Eggi Sudjana ke Polda Metro Jaya (foto: Puteranegara/Okezone)

JAKARTA - Calon Legislatif (Caleg) PDI Perjuangan Kapitra Ampera membuat laporan ke Polda Metro Jaya terhadap, Caleg PAN Eggi Sudjana terkait dengan klaim adanya ancaman pembunuhan.

Dalam pelaporan tersebut, Kapitra menuding Eggi telah melakukan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik serta membuat laporan palsu.

(Baca Juga: Eggi Sudjana Ngaku Diancam Akan Dibunuh Kapitra Ampera) 

Eggi Sudjana laporkan Kapitra ke Bareskrim. (Puteranegara Batubara/Okezone)	Eggi Sudjana laporkan Kapitra ke Bareskrim. (Puteranegara Batubara/Okezone)

"Laporan tentang tindak pidana menyebarkan berita bohong, menyesatkan, fitnah, pencemaran nama baik, dan atau membuat laporan palsu," ujar Kapitra di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (27/12/2018).

Adapun laporan itu diterima polisi dengan nomor LP TBL/7135/XII/2018/PMJ/ Dit. Reskrimsus dan TBL/7136/XII/2018/PMJ/ Dit. Reskrimsus, tertanggal Kamis (27/12/2018).

Menurut Kapitra, fitnah yang dimaksudnya itu, lantaran Eggi menyebut kalau dirinya berniat melakukan percobaan pembunuhan dan hendak memecahkan kepala Eggi.

Terkait hal ini, Eggi telah lebih dulu melaporkan Kapitra ke Bareskrim Polri. Pasalnya, dia merasa diancam oleh Kapitra.

Maka itu, dia pun menganggap kalau Eggy telah memberikan keterangan palsu dalam laporan itu. Dia pun meminta polisi untuk menangkap dan menindak Eggy agar tak lagi berbuat sesuka hati ya dalam memfitnah orang tersebut.

(Baca Juga: Eggi Sudjana Diancam Dibunuh, PAN Harap Polisi Dapat Bersikap Profesional) 

"Tanggal 1 Desember lalu, dia ceramah di sebuah masjid, di situ ada saya, dia katakan di situ saya ini murtad, kafir, munafik, sesat dan darah orang murtad itu halal diperangi. Sejak itu saya blok telefon dia dan saya tak lagi pernah berinteraksi dengan dia, tiba-tiba dia laporkan saya atas percobaan pembunuhan," ucap Kapitra.

Terkait laporannya di Polda Metro Jaya itu, Kapitra menekankan, telah memiliki bukti kuat kalau tuduhan Eggy itu tak benar adanya. Bahkan, saksi yang bisa menjelaskan kronologis peristiwanya, yakni Dewi Tanjung sudah dipegangnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini