nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polda Metro Tangkap 66 Pelaku Teror Selama Asian Games dan Asian Para Games 2018

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 28 Desember 2018 13:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 28 338 1997078 polda-metro-tangkap-66-pelaku-teror-selama-asian-games-dan-asian-para-games-2018-Mdgr1eb5AD.jpg Jumpa pers akhir tahun 2018 Polda Metro Jaya. (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz mengungkapkan selama gelaran Asian Games dan Asian Para Games 2018 pihaknya menangkap 66 pelaku teror. Penangkapan itu dilakukan di wilayah DKI Jakarta.

"Saya ingin memberi gambaran pada saat pelaksanaan pam (pengamanan) Asian Games dan pam Asian Para Games di wilayah Jakarta itu ada kurang lebih 66 orang pelaku teror yang kita tangkap," kata Idham saat jumpa pers akhir tahun 2018 di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (28/12/2018).

(Baca juga: Polda Metro Dibantu Densus 88 Tangkal Terorisme saat Malam Tahun Baru)

Namun, jelas dia, penangkapan tersebut dilakukan secara tertutup agar tidak membuat khawatir masyarakat, mengingat ada gelaran Asian Games dan Asian Para Games 2018.

"Tetapi secara silent itu agar pesta olahraga yang dihadiri hampir 43 negara berjalan dengan baik," ungkap Idham.

Ilustrasi terorisme. (Foto: Shutterstock)

Ke depan pihaknya, dalam hal ini Satgas Antiteror Polda Metro Jaya, bekerja sama dengan Densus 88 Antiteror akan terus memantau hal itu untuk mengantisipasi segala ancaman yang bisa ditimbulkan.

"Untuk mengantisipasi ancaman teror di Jakarta tentu kita akan terus meng-update dan memberi pengetahuan kepada anggota Satgas Antiteror di Polda Metro Jaya agar betul-betul kita bisa terus mengantisipasi ancaman yang bisa terjadi dan kita di-backup oleh Densus 88 Mabes Polri," paparnya.

(Baca juga: Sepanjang 2018 Polisi Tangkap 3.041 Preman)

Sebelumnya, Idham juga mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengamankan malam Tahun Baru 2019 dari aksi terorisme. Pihaknya juga dibantu Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror untuk menangani itu.

"Jajaran Polda Metro Jaya di-backup oleh Densus 88 telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan tahun baru, khususnya ancaman teror," jelasnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini