nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gadis ABG Beradegan Porno via Aplikasi Live Streaming, 3 Pelaku Ditangkap

Hambali, Jurnalis · Jum'at 28 Desember 2018 14:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 28 338 1997108 gadis-abg-beradegan-porno-via-aplikasi-live-streaming-3-pelaku-ditangkap-bdw36hKZPO.jpg Para pelaku pornografi via live streaming di konferensi pers polisi. (Foto: Hambali/Okezone)

TANGERANG SELATAN - Seiring dengan perkembangan teknologi, bisnis prostitusi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu praktiknya adalah mempertontonkan adegan pornografi secara langsung atau aplikasi live streaming.

Tim Vipers Polres Tangerang Selatan (Tangsel)berhasil membongkar bisnis pornografi dengan cara live di medsos pada Selasa 25 Desember 2018. Diketahui, lokasi perekaman berada di sebuah kamar kos-kosan di Jalan Kemuning Melati Mas, Blok SR, Serpong, Tangsel.

Pelaku utamanya adalah pasangan kekasih bernama Hengki Karnando Saputra (25) dan R (23), serta melibatkan pemeran seorang gadis di bawah umur berinisial M (18). Diketahui, M beradegan porno dengan direkam kamera HP oleh Hengki di kamar kosan tersebut.

(Foto: Hambali/Okezone)

"Saudari M tertangkap tangan oleh Tim Vipers tengah melakukan live video menggunakan aplikasi Joy Live. Isi live video menunjukan sisi pornografi, di mana saudari M dalam kondisi telanjang," terang AKBP Ferdy Irawan, Kapolres Tangsel kepada Okezone, Jumat (28/12/2018).

(Baca juga: 10 Penonton Pertunjukan Pesta Seks di Yogya Lolos dari Jeratan Hukum)

Dalam perannya, pelaku Hengki berposisi sebagai sutradara dengan memegang HP yang telah terhubung dengan aplikasi Joy Live, lalu menyiarkan secara langsung adegan demi adegan yang dilakoni M yang tengah bugil. Untuk para member penikmat pornografi itu, sebelumnya diharuskan mentransfer uang sebesar Rp200 ribu ke rekening milik R.

"Jadi kedua tersangka (Hengki dan R) berperan sebagai fasilitator, mencari tempat, mengatur hal teknis, serta transfer uang dari penontonnya. Kalau M itu yang melakukan adegan pornografinya," sambungnya.

Ilustrasi.

Dari lokasi kamar kos-kosan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tiga unit HP, satu kartu ATM BCA atas nama pelaku R, celana panjang motif loreng, baju dalam wanita, dan sweter.

Guna penelusuran lebih lanjut, polisi mengirim HP yang digunakan pelaku ke laboratorium IT SubDit Siber, Dit Reskrim Sus Polda Metro Jaya. Dalam penanganan terhadap tersangka M dan R, dilibatkan pula Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangsel.

"Menurut pengakuan tersangka, praktik seperti ini telah dijalani selama satu bulan terakhir," pungkas Ferdy.

Ketiganya dijerat Pasal berlapis, yakni tindak Pidana Perdagangan Orang dan atau tindak Pidana Pornografi dan atau tindak pidana yang terkandung dalam Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 21, Pasal 29, Pasal 30, Pasal 33, Pasal 34 dan Pasal 45 ayat (1) UU ITE.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini