Ojol Hobi Main HP saat Mengemudi, Bikin Jengkel tapi Tetap Dimaklumi

Achmad Fardiansyah , Okezone · Sabtu 05 Januari 2019 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 04 338 2000143 ojol-hobi-main-hp-saat-mengemudi-bikin-jengkel-tapi-tetap-dimaklumi-tZaDaRFDQn.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Perilaku pengemudi ojek online (ojol) yang kerap memainkan ponsel untuk melihat Global Positioning System (GPS) sebagai penunjuk arah kerap menuai emosi dari para pelanggannya.

Betapa tidak, selain berpotensi menyebabkan kecelakaan, perilaku berkendara tanpa fokus menyebabkan laju kendaraan menjadi lambat.

Salah satu pengguna jasa ojek berbasis aplikasi, Ainul Komaruddin mengaku pernah mengalami kejadian tidak mengenakkan saat menggunakan jasa ojol.

"Saya pernah dapat driver ketus banget orangnya. Udah gitu bawanya agak kasar," kata Ainul kepada Okezone belum lama ini.

Tak hanya itu, perilaku pengemudi ojol terkadang bikin jengkel masyarakat seperti menggunakan trotoar yang dijadikan lahan parkir dadakan alias mangkal. Padahal pemerintah sudah menyediakan shelter khusus untuk ojol. 

Ia juga kerap menegur driver ojol yang seringkali tidak fokus dalam berkendara lantaran sering memperhatikan peta dari layar ponselnya.

Ojol Mangkal

"Jelas saya khawatir kalau driver selalu lihatin maps dari handphone, kecelakaan bisa saja terjadi. Apalagi bawa motor enggak fokus begitu," ungkapnya.

Meski begitu, ia masih tidak tega untuk melaporkan driver ojol yang sembrono ke perusahaan tempatnya bekerja. Ia mengaku cukup menegur driver yang bersangkutan saja, karena hal itu menyangkut kelangsungan pekerjaan seseorang.

"Kasihan kalau lapor ke kantornya langsung, bisa diputus (pecat). Kalau bisa diingatkan baik-baik saja," ucapnya. 

Hal senada juga diungkapkan Anwar, pegawai swasta yang kesehariannya menggunakan jasa ojol sejak tiga tahun silam. Ia mengaku kerap terbantu dan malah sering memanfaatkan promo-promo yang ditawarkan oleh perusahaan transportasi berbasis daring itu.

"Ojol itu efisien, cepat ketimbang angkot atau ojek konvensional. Kalau di ojol banyak potongan harga bahkan ada bonus poin," kata Anwar.

Infografis Ojol

Adapun mengenai perilaku driver ojol yang kerap bermain ponsel saat berkendara, ia mengaku tidak terlalu khawatir dan sudah terbiasa.

"Selama ini tidak takut, karena memang mereka yang sudah lama jadi ojol. Jadi, kalau misalnya buka ponsel di jalan untuk buka aplikasi maps, menurut saya itu sangat penting. Karena terkadang penumpang sama driver belum tentu tahu rute terbaik untuk menghindari macet," jelas Anwar.

Saat ditanya soal potensi terjadinya kecelakaan, menurut Anwar hal itu sifatnya relatif karena tergantung kondisi kebugaran si pengemudi itu sendiri.

"Awal mula proses kecelakaan bisa saja penyebab utamanya karena kelelahan atau banyak pikiran sehingga kurang konsentrasi di jalan," pungkasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini