nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Permukaan Air Kali Pulo Masih Tinggi Pasca-Jebolnya "Tanggul Baswedan"

Antara, Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 14:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 14 338 2004203 permukaan-air-kali-pulo-masih-tinggi-pasca-jebolnya-tanggul-baswedan-FlbdT2Sctr.jpg Kondisi pasca-jebolnya tanggul Kali Pulo, Jakarta Selatan (Foto: Sindonews)

JAKARTA - Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan menyebutkan permukaan air Kali Pulo masih cukup tinggi pasca-tanggul jebol pada Minggu 13 Januari 2019 malam. Namun, banjir sudah surut pada pukul 05.10 WIB.

"Air (permukaan kali) masih tinggi, tetapi tidak seperti tadi malam," ujar Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan Holi Susanto saat dihubungi seperti dikutip dari Antaranews.com, Senin (14/1/2019).

Tanggul yang menghalau air masuk pemukiman warga di Kelurahan Jatipadang sempat jebol pada Minggu malam. Air setinggi 50-60 sentimeter mulai merendam RT 003 dan RT 004 di RW 006, Kelurahan Jatipadang pada 18.30 WIB.

(Baca Juga: Tanggul Kali Pulo Jebol, 15 Kepala Keluarga di Jatipadang Kebanjiran)

Tidak lama saat tanggul jebol, sekira 20 petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan dibantu jajaran Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Jatipadang bersama anggota TNI pun turun ke lokasi memasang penahan sementara di lokasi jebolnya tanggul.

Tanggul Kali Pulo jebol

Sudin SDA Jakarta Selatan kemudian memasang crucuk (struktur tiang-tiang kayu dolken) untuk menahan laju air Kali Pulo. Di samping itu, Sudin SDA Jakarta Selatan juga menimbun karung-karung pasir yang ditempatkan di lokasi jebolnya "Tanggul Baswedan" di Kali Pulo.

(Baca Juga: Usai Direvitalisasi, Masyarakat Bisa Nongkrong di Taman Tugu Tani)

Tanggul di Kali Pulo sebelumnya sempat jebol pada 2017. Untuk mengatasi masalah itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan sempat berencana memperkuat tanggul dan memperlebar Kali Pulo.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini