Polisi Tetapkan 2 Pedagang Tersangka Kericuhan Satpol PP-PKL Tanah Abang

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 18 Januari 2019 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 18 338 2006218 polisi-tetapkan-2-pedagang-tersangka-kericuhan-satpol-pp-pkl-tanah-abang-85PDZovKTm.jpg Ilustrasi.

JAKARTA - Polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka kericuhan antara petugas Satpol PP dengan pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Ditangkap tiga orang, dua sebagai tersangka," kata Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Kedua tersangka adalah EW (27) dan SE (54), diduga provokator kericuhan. Sementara satu pelaku lagi dibebaskan karena tak terbukti bersalah.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah gelar perkara dilakukan. Mereka dikenakan Pasal 212 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 1 tahun 4 bulan penjara.

"Pelaku terekam video ikut memprovokasi dan melawan petugas yang sedang melaksanakan tugas," ucap Lukman.

(Baca Juga: Tak Terima Ditertibkan, PKL Tanah Abang Serang Satpol PP)

Kedua tersangka merupakan pedagang yang tidak memiliki lapak berjualan di Sky Bridge Tanah Abang. Mereka memaksa menggelar lapak di tempat yang dilarang, hingga akhirnya ditertibkan petugas.

Lukman memastikan kondisi di lokasi kericuhan sudah kembali kondusif. Namun sejumlah polisi tetap disiagakan untuk mencegah hal yang tak diinginkan terjadi.

Ilustrasi.

Lukman tak menutup kemungkinan ke depannya bakal ada tersangka baru dalam kasus ini. "Untuk itu kami masih kembangkan juga, berusaha mencari tersangka-tersangka lain," tutur dia.

Keributan terjadi antara PKL Tanah Abang dengan Satpol PP DKI Jakarta, yang hendak menertibkan pedagang yang berjualan di trotoar jalan. Para PKL yang tidak diterima ditertibkan kemudian melakukan perlawanan.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini