Enggan Negosiasi dengan PKL Tanah Abang, Anies: Penertiban Jalan Terus

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 21 Januari 2019 11:49 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 21 338 2007190 enggan-negosiasi-dengan-pkl-tanah-abang-anies-penertiban-jalan-terus-RRThBmotW6.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto : Fadel Prayoga/Okezone)

JAKARTA – Penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di kawasan pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, kerap kali menimbulkan kericuhan antara pedagang dengan aparat Satpol PP.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku enggan bernegosiasi dengan para oknum PKL yang bandel tersebut. Sebab, pihaknya memiliki landasan yang kuat, yakni Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Jadi penertiban akan jalan terus dan kita akan lakukan dengan profesional," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta Jalan Medan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2019).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengimbau masyarakat di sana jangan memperkeruh suasana ketika jajaran penegak Perda sedang melalukan penertiban para PKL yang berjualan di sana.

"Dan kita berharap masyarakat juga memberikan apresiasi kepada mereka (petugas) yang bekerja di lapangan ini," ujarnya.

PKL Tanah Abang (Dok Okezone)

Kericuhan pertama terjadi pada Kamis, 17 Januari 2019. Saat itu, Satpol PP dipukul mundur para PKL. Dua mobil aparat tak luput dari keberingasan massa yang tersulut emosinya. Lalu, pada Minggu, 20 Januari 2019 kembali terjadi kerusuhan. Para pedagang tetap ngotot dan melawan petugas saat hendak diteritibkan.

Anies menyayangkan, perilaku beringas para PKL tersebut. Dia meminta pedagang untuk mengikuti aturan yang ada agar berjualan di tempat yang telah disediakan, yaitu di kawasan Blok F.

(Baca Juga : Tak Terima Ditertibkan, PKL Tanah Abang Serang Satpol PP)

"Banyak sekali yang kita hadapi di lapangan lebih galak. Seringkali yang ditertibkan lebih galak daripada yang mau menertibkan. Nah sayangnya kalau kemudian ada proses penertiban, biasanya yang disalahkan adalah yang menertibkan," tandasnya.

(Baca Juga : Polisi Tetapkan 2 Pedagang Tersangka Kericuhan Satpol PP-PKL Tanah Abang)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini