Anies Minta Ombudsman Kumpulkan Bukti Premanisme di Tanah Abang

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 21 Januari 2019 20:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 21 338 2007482 anies-minta-ombudsman-kumpulkan-bukti-premanisme-di-tanah-abang-fGM2NeK2NS.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meminta Ombudsman Jakarta Raya melengkapi bukti yang jelas terkait pernyataannya yang menyatakan ada tindakan premanisme di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Bila tidak ada, maka itu hanya menjadi sebuah opini belaka. 

"Semua yang menegakkan aturan itu dokumen secara berkas secara bukti, harus lengkap kalau membentuk opini cukup dengan menyebut kata di depannya, 'katanya' Itu sudah langsung jadi opini," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2019).

Anies mengaku bakal menindaklanjuti temuan Ombudsman bila temuan itu disertai dengan bukti-bukti yang jelas. "Tapi, kalau mau jadi alat bukti untuk bertindak harus ada bukti. Jadi, saya berharap laporan ombudsman bisa ditahan untuk alat bukti dalam memproses," kata dia.

(Baca Juga: Temuan Ombudsman: PKL Tanah Abang Ogah Ditertibkan karena Sudah "Setoran" ke Preman)

Ilustrasi

Sebelumnya, Ombudsman Jakarta Raya menemukan adanya dugaan tindakan premanisme di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Lembaga tersebut menduga kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu karena pedagang kaki lima (PKL) sudah membayar iuran ke preman, tapi harus diusir oleh Satpol PP DKI.

"Kan preman ada potensi kehilangan pendapatan dari pedagang ini. Nah, kemudian muncul pedagang baru di Jalan Jatibaru yang kemudian mengklaim sebagai PKL Jati baru. Padahal, waktu kami verifikasi orang-orang ini enggak ada," kata Ketua Ombudsman Jakarta Raya, Teguh Nugroho saat dihubungi.

(Baca Juga: Usai Ricuh, 60 Aparat Satpol PP Disiagakan di Pasar Tanah Abang

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini