Mencuri di Rumah WN Jerman & Memerkosa Pembantu, Asep Dituntut 10 Tahun Bui

Wahyu Muntinanto, Okezone · Rabu 23 Januari 2019 02:04 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 23 338 2008072 mencuri-di-rumah-wn-jerman-memerkosa-pembantu-asep-dituntut-10-tahun-bui-Zh0LNjkqGe.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

DEPOK - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok menuntut terdakwa kasus pencurian sekaligus pemerkosaan terhadap pembantu rumah tangga di rumah Warga Negara Asing (WNA) asal Jerman Kelurahan Harjamukti, Cimanggis pada Selasa 18 September 2018.

Terdakwa Asep Mulyana alias Heri (38) ini dituntut JPU Riza Dona selama 10 tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Depok lantaran terbukti melanggar pasal 363 ayat (1) ke-3, ke-5 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan dan Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan.

"Terdakwa Asep Mulyana alias Heri terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah diatur dan diancam pidana dalam dakwaan kumulatif kesatu dan kedua JPU. Menjatuhkan pidana penjara selama 10 Tahun," kata Riza di PN Depok, Selasa (22/1/2019).

Rumah WN Jerman yang dirampok Asep

(Baca Juga: Rumah Mewah Milik WN Jerman Disatroni Maling, Pembantu Ikut Diperkosa Pelaku)

Dalam dakwaannya, terdakwa mengakui perbuatanya mencuri dan memperkosa SF yang merupakan asisten rumah tangga. Selain itu JPU Riza menuturkan terdakwa masuk ke kamar setelah berhasil mencongkel jendela menggunakan parang yang dibawa lalu merogoh kunci yang tergantung di gagang pintu dan membukanya.

Setelah berhasil masuk, Heri menggasak tiga handphone milik SF yang tergeletak dekat kasur hingga membangunkan korban yang sedang terlelap dan membuatnya takut.

"Terdakwa menodongkan parang ke pembantu dan mengancamnya agar tak melawan kemudian bertanya siapa saja yang berada di rumah, tinggal sama siapa di rumah tersebut, kerja sama siapa, bos ada di mana, ada berapa orang yang tinggal di rumah itu dan sudah berapa lama bekerja," katanya.

Riza mengatakan, korban juga sempat memohon agar terdakwa tak melukai dan memperkosanya, namun upaya gagal karena pria yang bekerja serabutan itu tak peduli dan langsung memperkosa sembari tetap mengancam. Usai memperkosa Heri pergi ke kamar mandi meninggalkan SF dalam keadaan tak berdaya, beruntung korban masih memiliki tenaga untuk kabur ke kamar di lantai dua lalu mengunci pintu.

"Terdakwa mengambil satu tas warna merah yang berisi dua buah cincin, uang tunai sebesar Rp1,5 juta milik SF lalu pergi meninggalkan rumah mewah itu," ucapnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini